banner 728x250

Kadin Donggala bersama Lapas kelas II Palu Sulteng Melaksanakan Penandatanganan Kerjasama untuk Warga Binaan

Kadin Donggala bersama Lembaga Pemasyarakatan kelas II Palu Sulawesi Tengah melaksanakan penandatanganan kerjasama untuk warga binaan lapas.

KINERJAEKSELEN.co, Donggala –  Kamar Dagang dan Industri (Kadin) kabupaten Donggala sebagai inisiator program Sulteng Cron Cobalboratin (SCC) bersama Syngenta terus mengembangkan program kemitraan komoditi jagung, Selasa 12 September 2023

Kali ini, Kadin Donggala bersama Lembaga Pemasyarakatan kelas II Palu Sulawesi Tengah melaksanakan penandatanganan kerjasama untuk warga binaan lapas.

“Lewat kerjasama ini, kami berharap warga binaan lapas ketika kembali kepada masyarakat sudah memiliki keahlian budidaya jagung, sekaligus kami membuat demplot (kebun percontohan) bersama warga lapas petobo terang Rahmad M Arsyad ketua Kadin Donggala.

Optimisme yang sama disampaikan oleh Gunawan kepala lapas Petobo Palu, Kalapas menyambut baik program Kadin tersebut.

“Melalui kebun langaleso yang merupakan lahan lapas kita berharap mereka yang menjalankan asimilasi ketika keluar memiliki keahlian dan kami sangat mendukung inisiatif yang di lakukan oleh pak doktor rahmad lewat scc program,”kata Gunawan

Syengenta Indonesia perwakilan Sulawesi Tengah, Burdiono menyampaikan dukunganya bagi inisiatif dan kerjanyata tanpa henti oleh Kadin Donggala.

Syegenta telah melakukan program pelatihan dan pendampingan bagi petani difabel, insya Allah kini kita akan bermitra dengan lembaga pemasyarakatan palu Sulawesi tengah, bagi budidaya dan kebun percontohan.

“Kami sangat mendukung inisiatif Sulteng Cron Colaboration (scc) yang di pelopori oleh Kadin Donggala yang kini semakin meluas ke banyak daerah dan manfaatnya juga semakin banyak yang bisa menjadi sarana kemajuan perkebunan jagung di Sulawesi tengah,” kata Burdiono.

Burdiono sendiri menjelaskan data yang mereka miliki, sejak dua tahun terakhir berdasarkan luasan area distribusi benih jagung Sulteng yang sebelumnya hanya berkisar diantara 30.000 hektar kini sudah naik seratus kali lipat menjadi 60.000 hektar lebih, tentu ini berkat kolaborasi dan kerjasama multi pihak di Sulteng dan kami optimis Sulteng bisa menjadi salah satu sentra produksi jagung nasional.

[wies/red]

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *