Jakarta, Kinerjaekselen.vo -Sekretaris Jenderal Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Riki Pratama, menanggapi pernyataan Amien Rais terkait Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang beredar melalui video di media sosial.
Riki menilai pernyataan tersebut tidak disertai dasar fakta yang jelas dan cenderung membangun opini publik dari asumsi yang belum terverifikasi.
“Ruang publik seharusnya diisi oleh kritik yang berbasis data dan argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan spekulasi yang justru menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat,” kata Riki dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/5/2026).
Menurut dia, kritik terhadap pemerintah merupakan bagian dari praktik demokrasi yang sah dan dijamin dalam sistem ketatanegaraan. Namun, kritik tetap harus disampaikan secara proporsional, objektif, dan bertanggung jawab.
Ia menilai penyampaian opini tanpa didukung fakta yang dapat diuji hanya akan memperburuk kualitas diskursus publik serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap ruang demokrasi.
“Publik membutuhkan informasi yang jernih dan dapat diverifikasi, sehingga perdebatan yang berkembang tetap berada dalam koridor demokrasi yang sehat,” ujarnya.
Forum Alumni BEM, lanjut Riki, mengajak seluruh tokoh publik untuk menjaga integritas dalam menyampaikan pendapat di ruang publik. Menurut dia, figur publik memiliki tanggung jawab moral untuk mengedepankan akurasi informasi dan tidak membangun narasi yang berpotensi menyesatkan masyarakat.
“Perbedaan pandangan dalam demokrasi adalah hal yang wajar, tetapi seluruh pihak perlu memastikan bahwa setiap pernyataan yang disampaikan tetap berbasis fakta dan kepentingan publik,” kata Riki.
(Rel)












