Bonggol Jagung Dulu Dianggap Sebagai Limbah, Kini Punya Nilai Ekonomi Tinggi

Foto dok link UMKM

JAKARTA, KINERJAEKSELEN.co – Bonggol jagung atau yang biasa juga disebut dengan tongkol jagung rupanya punya nilai ekonomi yang tinggi. Barang yang dulunya hanya dianggap sebagai limbah ini rupanya kini banyak diminati oleh negara lain. Kini, bonggol jagung sudah banyak diekspor ke Jepang.

Di Jepang, komoditas yang sebelumnya dianggap sebagai limbah pertanian ini banyak dimanfaatkan sebagai media tanam jamur. Fenomena ini kini telah mengubah persepsi bahwa bonggol jagung rupanya punya nilai ekonomi tinggi.

Potensi bisnis ekspor bonggol jagung ini pertama kali dimanfaatkan oleh pengusaha asal Kediri, Jawa Timur. Sebelum diekspor, bonggol jagung ini terlebih dahulu dikeringkan, kemudian digiling. Hasilnya gilingan ini kemudian dimasukkan dalam kemasan press.

Permintaan bonggol jagung dari Jepang rupanya sangat tinggi. Dalam satu tahun, pengusaha dari Kediri ini bisa mengekspor delapan kali. Setiap kali ekspor, jumlahnya rata-rata mencapai 60 hingga 70 ton.

Pada Januari 2024 saja, ia berhasil mengekspor sebanyak 66 ton olahan bonggol jagung ke Jepang dengan nilai ekonomi sekitar Rp 250 juta. Produk olahan bonggol jagung ini tentu harus melewati pemeriksaan karantina terlebih dahulu sebelum diekspor.

Sumber: Kementerian UMKM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *