Rezeki Berkah dan Bermartabat

Foto ilustrasi

Catatan Risdiana Wiryatni *)

Dalam hidup bermasyarakat, sering kita dengar ada yang bergunjing ketika diantaranya mendapatkan kecukupan rezeki dari Allah SWT.

Kebercukupan rezeki yang didapat teman kita atau tetangga kita, tidak sepatutnya dibicarakan menjadi bahan olok-olok lalu diperbincangkan dengan orang lain.

Disadari atau tidak, bahwa terkadang di antara manusia ada yang mempunyai kegemaran membicarakan orang lain dalam bahasa lain dikenal dengan menggunjing, bahkan ada orang yang sengaja mencari-cari kesalahan orang lain untuk kepentingan tertentu, atau hanya karena ingin meminjam sesuatu namun tidak kesampaian lalu menggunjing.

Risdiana Wiryatni

Islam mengajarkan kepada pemeluknya hidup dalam toleransi, dengan menghargai hak-hak pribadi orang lain, melarang umatnya mencampuri hal-hal yang bukan urusannya, terlebih perbuatan yang mengarah kepada ghibah.

Kita harus sadari bahwa rezeki bukan hanya dalam bentuk materi. Kesehatan, keselamatan, kebahagiaan, juga merupakan rezeki dari Allah SWT.

Untuk mendapatkan rezeki dari Allah, kita perlu berusaha sekuat tenaga dan selalu bertawakal kepada-Nya dalam setiap hal yang kita lakukan.

Terkadang, orang tertipu akan makna dari rezeki dan mengira besaran rezeki yang didapat bergantung dengan seberapa banyak uang yang dimiliki.

Itulah mengapa, tak sedikit yang tertipu dan terbuai dengan godaan di dunia sehingga meninggalkan segala hal yang diperintahkan oleh Allah SWT.

Di sisi lain, masih banyak rezeki yang diberikan kepada umat-Nya, selain harta atau uang yang terkadang dianggap segalanya oleh sebagian orang.

Manusia sudah diciptakan lengkap dengan rezekinya masing-masing, tidak akan tertukar. Tinggal jemput dengan ikhtiar dan doa. Cari berkah-Nya dengan cara yang halal.

Jangan takut tidak punya rezeki. Takutlah kalau tidak berkah, takutlah kalau tidak punya syukur, takutlah tidak punya sabar. Jangan menggunjing hanya karena keinginan yang tidak terpeuhi.

Fokuskanlah pikiranmu untuk memikirkan apa pun yang diperintahkan Allah kepadamu. Jangan menyibukkan diri dengan rezeki yang sudah dijamin untukmu karena rezeki dan ajal adalah dua hal yang sudah dijamin. Selama masih ada sisa ajal, rezeki pasti datang. Jika Allah dengan hikmah-Nya berkehendak menutup salah satu jalan rezekimu, Dia pasti dengan rahmat-Nya membukakan jalan lain yang lebih bermanfaat bagimu.

Jalan terindah dari kehidupan adalah mensyukuri apa yang telah kita jalani setiap hari, tanpa ada penyesalan diri, tanpa menggunjing dan mengolok-olok orang lain.

Depok, Sukmajaya, September 2023

*) Owner Kinerja Group-Strategi Group

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *