JAKARTA, KINERJAEKSELEN.co – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak cepat mengusut tuntas dugaan kasus korupsi pengadaan dan mutasi jabatan yang menjerat Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo. Dalam perkembangan terbaru pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT), tim penyidik dilaporkan berhasil menyita aset berupa uang tunai bernilai miliaran rupiah yang disembunyikan secara tidak wajar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, barang bukti uang tunai tersebut ditemukan oleh tim penindakan KPK saat melakukan penggeledahan di salah satu aset properti milik tersangka. Demi mengelabui petugas, uang hasil korupsi tersebut sengaja dimasukkan dan disembunyikan di dalam sebuah tong.
Juru Bicara KPK membenarkan adanya upaya paksa penggeledahan dan penyitaan sejumlah barang bukti penting terkait perkara di Kabupaten Klaten ini. Kendati demikian, pihak lembaga antirasuah masih melakukan penghitungan pasti terhadap jumlah uang yang ditemukan di dalam wadah tersebut.
“Benar, tim penyidik di lapangan menemukan sejumlah uang tunai mata uang rupiah dan asing yang disimpan secara tersembunyi di dalam tong. Saat ini, uang tersebut telah disita dan sedang dihitung secara akurat oleh tim kepegawaian bersama tim penyidik untuk dimasukkan ke dalam berkas perkara,” terangnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Modus menyembunyikan uang di dalam tong ini diduga kuat sebagai bagian dari upaya pencucian uang serta menyamarkan kekayaan yang bersumber dari komitmen fee proyek pengadaan barang dan jasa serta transaksi jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Klaten.
KPK menegaskan tidak akan berhenti pada penyitaan ini. Lembaga antirasuah memastikan bakal menelusuri seluruh aliran aset (asset tracing) milik Hamenang Wajar Ismoyo guna memaksimalkan pengembalian kerugian keuangan negara melalui penerapan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
(Red)











