Catatan Risdiana Wiryatni
Don’t judge a book by the cover. Sebuah pepatah Inggris yang sangt terkenal, dan bisa menjadi bahan renungan kita semua. Jangan menilai sesuatu atau seseorang itu hanya dari penampilan luarnya semata. Karena boleh jadi apa yang kita lihat tidak seperti apa yang sesungguhnya ada padanya.
Dalam keseharian, seringkali kita terkecoh oleh sosok seseorang yang nampak polos, baik hati dan penuh senyum, agamis, namun ternyata setelah kita bergaul lama dengannya, barulah kita menyadari karakter asli orang tersebut. Sebaliknya kita melihat sepintas sosok seseorang yang tampak jahat, sombong atau pandangan buruk lainnya, namun ternyata dia seorang yang berbudi luhur, baik hati serta bersahaja.
Sikap kita yang terlalu cepat menilai tersebut adalah kurang bijaksana. Sebaiknya melihat atau menilai sesuatu itu hendaknya dengan kacamata atau pandangan yang utuh, adil serta menyeluruh.
Kadang sering kita melihat seseorang yang terlihat alim, menasehati, tapi apa yang disampaikan tidak sesuai dengan watak dan perilaku yang sesungguhnya. Suka menggibah, mengolok-olok dan memburuk-burukkan orang lain.
Jika kita tak pandai-pandai memilah dan memilih, maka niscaya kita akan terjebak kedalam perangkap pandangan sesat, pemikiran yang keliru serta salah menilai keadaan yang terjadi. Termasuk kedalamnya terlalu cepat menilai baik dan buruk. Dalam banyak kasus orang juga sering lupa dengan tujuan kebaikan terhadap sesama didalam hidup ini, termasuk kedalamnya menghormati perbedaan dalam segala bentuk manifestasinya : Perbedaan pendapat, perbedaan budaya, perbedaan agama dan keyakinan dan perbedaan-perbedaan lainnya.
“Jangan menilai buku dari sampulnya” karena sebagus – bagusnya sampul buku suatu hari dia akan lusuh juga, dan yang terpenting adalah isi kandungan yang ada dibalik sampul tersebut yang bisa berguna untuk diri sendiri dan orang lain kelak suatu hari nanti.
Semoga bisa menjadi inspirasi untuk kita berbenah diri.












