Brand Strategi

Foto ilustrasi

Catatan Risdiana Wiryatni *)

Dalam suatu kesempatan, salah seorang teman pelaku usaha bertanya kepada saya,” Bagaimana strategi branding yang tepat, agar usaha bisa dikenal secara luas”.

Di tengah pesatnya pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah [UMKM] tanah air, strategi branding menjadi suatu keharusan. Hal ini tidak disadari oleh pelaku UMKM, karena terbatasnya literasi dan pemahaman soal brand strategi.

Agar dikenal dengan lebih baik secara luas, setiap usaha membutuhkan branding strategy. Strategi branding sendiri merupakan suatu rencana yang mencakup tujuan jangka panjang dan spesifik, yang hanya dapat dicapai dengan perubahan-perubahan mendasar dari perusahaan atau pelaku usaha itu sendiri.

Risdiana Wiryatni

Strategi branding yang teruji dengan baik, akan berdampak pula pada semua aspek bisnis yang nantinya akan terhubung langsung dengan masyarakat luas, yang pada gilirannya akan berdampak pada perusahaan.

Banyak perusahaan yang belum memahami pentingnya branding untuk bisa bersaing dan merebut perhatian publik. Tak sedikit pula yang belum mengerti bagaimana membuat strategi branding yang benar.

Tujuan

Setiap brand pasti memiliki visi dan tujuan yang akan dicapai. Namun, tujuan ini tak boleh asal-asalan, karena yang terjadi adalah berhubungan dengan anggaran, sementara perusahaan harus waspada terhadap tingginya anggaran. Oleh karena itu buat tujuan sespesifik mungkin.

Konsistensi

Kunci dari konsistensi adalah menghindari pembahasan yang tidak sesuai atau tidak berhubungan dengan brand. Konsistensi berhubungan dengan brand awareness yang akan berdampak pada citra perusahaan.

Emosi

Tidak semua masyarakat dapat berfikir secara rasional. Kita pun akan menemukan tak sedikit dari mereka yang lebih mengutamakan emosi. Manusia juga memiliki kecenderungan untuk menjadi bagian dari kelompok. Maka, pastikan strategi branding akan melibatkan masyarakat pada akhirnya.

Fleksibilitas

Fleksibilitas akan menjadi saran yang utama saat menyusun strategi branding. Perlu kita ingat bahwa zaman mengalami perubahan yang begitu cepat. Kita pun harus menyesuakannya jika tidak mau ketinggalan. Tak selamanya kita akan berhasil dengan menggunakan strategi yang selalu sama. Jadi, jadilah fleksibel.

Keterlibatan Karyawan

Dalam perusahaan, ada banyak yang terlibat di dalamnya, termasuk karyawan. Selalu pahami bahwa kesuksesan perusahaan tak akan pernah bisa diraih tanpa adanya dukungan dan kerjasama dari karyawan. Agar strategi yang kita terapkan dapat terlaksana, pastikan seluruh karyawan mengetahui bagaimana mereka harus berpartisipasi.

Loyalitas

Jika kita telah memiliki dukungan internal, kini saatnya meningkatkan loyalitas masyarakat. Bagaimana caranya? Berikan apresiasi. Loyalitas adalah komponen penting dalam kesuksesan strategi branding yang kita lakukan, terutama jika kita ingin mendukung peningkatan brand perusahaan.

Kesadaran akan kompetisi

Komponen terakhir adalah kesadaran akan adanya kompetisi. Jadikan kompetisi sebagai sebuah tantangan untuk menguji dan memperbaiki strategi branding yang telah kita buat bersama tim. Ingat selalu bahwa kita bukan satu-satunya orang yang berusaha mempengaruhi publik. Dan jangan lupa pula untuk selalu mempelajari strategi yang digunakan oleh kompetitor.

Brand yang baik akan mempunyai daya pikat pasar yang kuat, lebih dipercaya, dan menghasilkan value creation yang tinggi serta cenderung mudah dimaafkan bila melakukan kesalahan.

*) Owner Kinerjaekselen Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *