Bupati Blora Hadiri Peresmian Proyek Pengeboran Migas Banyu Urip Infill Clastic (BUIC) oleh Presiden Prabowo

KINERJAEKSELEN.co, Blora – Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, M.Si., bersama Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini menghadiri peresmian proyek pengeboran migas Banyu Urip Infill Clastic (BUIC) oleh ExxonMobil di Gayam, Bojonegoro, Jawa Timur. Acara tersebut diresmikan secara Daring oleh Presiden RI Prabowo Subianto didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Dalam sambutannya, Menteri Bahlil menyampaikan bahwa proyek ini akan menambah produksi minyak nasional sebesar 30.000 barel per hari dengan investasi US$ 174 juta. Proyek ini diproyeksikan memberikan pendapatan negara sebesar US$ 2,6 miliar.

“Alhamdulillah, pengerjaan proyek ini selesai dalam 8 bulan, lebih cepat dari target 10 bulan. Ini adalah hasil kerja keras 99% tenaga lokal dan berkontribusi terhadap 25% target Lifting migas nasional,” ujar Bahlil.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas percepatan proyek yang mendukung program swasembada energi.

“Swasembada energi sama pentingnya dengan swasembada pangan untuk kesejahteraan rakyat. Saya berterima kasih kepada semua pihak, termasuk Menteri ESDM, SKK Migas, ExxonMobil, dan Pertamina, yang telah bekerja keras mencapai target ini,” kata Prabowo.

Bupati Arief Rohman berharap proyek ini dapat meningkatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas untuk Kabupaten Blora.

“Kami berharap ada peningkatan DBH Migas dari pengeboran tujuh sumur baru di Blok Cepu ini, sekaligus mendukung program swasembada energi Presiden,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Arief juga memanfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dengan sejumlah pejabat, termasuk Kepala SKK Migas Djoko Siswanto dan Komisaris Utama Pertamina Komjen (Purn.) Muhammad Iriawan (Iwan Bule), guna mendorong eksplorasi migas di wilayah Blora yang masih belum tergarap maksimal.

“Kami ingin potensi migas Blok Cepu di Blora juga dieksplorasi agar DBH meningkat signifikan dan mendukung produksi migas nasional,” tambahnya.

Berdasarkan data, realisasi DBH Migas Kabupaten Blora dalam tiga tahun terakhir adalah Rp 15,3 miliar (2022), Rp 161,4 miliar (2023), Rp 135,1 miliar (2024), dan Rp 52 miliar (per Juni 2025).

Dengan peresmian ini, diharapkan proyek BUIC dapat berkontribusi besar bagi ketahanan energi nasional dan peningkatan ekonomi daerah.

[sahid]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *