banner 728x250

Gubernur Sulteng serahkan sertifikat WBTB Tenun Donggala kepada bupati Kasman Lassa

KINERJAEKSELEN.co, Donggala – Penyerahan sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Tenun Donggaladari Gubernur Sulawesi Tengah kepada Bupati Donggala, menjadi bagian dari serangkaian pembukaan Festival Tenun Donggala (FTD) yang berlangsung di Donggala.

Gubernur Sulteng dalam sambutannya diwakili Kepala Biro Kesra Setdaprov Sulteng, Awaluddin menyatakan, agar kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Sulawesi Tengah dan satuan pendidikan, menggunakan kain tenun Donggala dalam berbagai kegiatan besar.

“Saya berharap, pemda kiranya dapat memberikan edukasi, pengetahuan terhadap warisan tenun Donggala, agar bisa dilestarikan kepada generasi mendatang. Pemprov Sulteng juga akan mengusulkan ke UNESCO untuk menjadikan Tenun Donggala menjadi warisan dunia,” Tegasnya.

Gubernur juga mengingatkan, seluruh pihak terkait, tidak bosan selalu melakukan promosi di berbagai kegiatan budaya maupun pariwisata, dalam rangka memperkenalkan Tenun Donggala sebagai ciri khas Kabupaten Donggala dan Sulteng, yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) provinsi, kabupaten, dan kota.

Adapun sambutan Bupati Donggala, Kasman Lassa menjelaskan, tentang sejarah Kabupaten Donggala serta sejumlah informasi terkait dengan kebudayaan di kabupaten tertua di Sulteng ini. Khususnya, keberadaan Tenun Donggala, sudah ada sejak zaman kerajaan hingga saat ini dan masih dilestarikan.

Sebelumnya Sekdakab Donggala, Rustam Efendi menjelaskan, FTD merupakan bagian dari perayaan HUT ke-70 Kabupaten Donggala, yang jatuh pada 12 Agustus 2022. Sekdakab menyampaikan tentang Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, akan dijadikan Desa Tenun, tujuannya demi kelestarian tenun Donggala.

Untuk memeriahkan FTD menurut Rustam, serangkaian kegiatan yang berjalan maupun yang akan dilaksanakan. Antara lain diskusi dan pertunjukan tarian massal para pelajar SMPN 1 Banawa yang tampil di arena FTD, meski dalam kondisi terik matahari panas semua berjalan lancar.

Dalam arena Festival Tenun Donggala, pengunjung dapat melihat secara langsung proses pembuatan Sarung Donggala, dari pintalan benang sutra sebagai bahan, pewarnaan tahapan awal persiapan sebelum di tenun, saat ditenun hingga sampai menjadi kain sarung utuh.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dewan Pakar Badan Musyawarah Adat Sulteng, Dirjen Pengembangan dan Pemanfaatan Budaya Kementerian Pendidikan, Kadis Dikbud Sulteng dan Donggala, serta sejumlah pejabat Forkopimda Sulteng dan Donggala.

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *