KINERJAEKSELEN.co, Palu – Pendidikan merupakan elemen penting untuk membangun masyarakat di dalam sebuah negara. Namun, di Indonesia, belum semua masyarakat mampu mengakses pendidikan yang terjangkau.
Padahal, sudah menjadi kewajiban negara untuk menyediakan pendidikan yang murah, bahkan gratis di Indonesia sesuai amanah Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31.
Hal itu disampaikan calon anggota legislatif DPRD Provinsi Sulawesi Tengah daerah pemilihan [dapil] Morowali dan Morowali Utara, Rabu 13 Desember 2023.
Untuk meningkatkan sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara, Syarifuddin Hafid memiliki komitemen kuat untuk memajukan pendidikan, sebagai salah satu prioritas program.
Pendidikan gratis, kata dia, akan diperjuangkan, jika dirinya terpilih menjadi anggota legislatif di Pileg 2024 . Karena menurutnya, pendidikan gratis adalah hak masyarakat dan telah diamanahkan dalam UUD 1945,
“Sekolah gratis bukan sesuatu yang harus diminta masyarakat karena itu sudah menjadi hak. Untuk sekolah negeri saat ini sudah gratis tapi memang masih ada persoalan di masyarakat terkait adanya pungutan biaya lain di sekolah,” ujarnya
Wakil ketua DPRD Kabupaten Morowali ini mengungkapkan, secara konseptual dan regulasi sesungguhnya masyarakat berhak memperoleh pendidikan gratis. Pungutan yang terjadi di sekolah, menurutnya, karena implementasi kebijakan yang tidak sesuai ketentuan.
“Kemajuan pendidikan itu ada dua, mudah diakses masyarakat dan kualitas pendidikannya. Kita akan perjuangkan keduanya, kita berharap nantinya akan tercipta sumber daya manusia unggul, yang bisa mengolah kekayaan sumber daya alam yang ada di Morowali dan Morowali Utara, sehingga bermanfaat sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
[nug/red]












