Cara pilih lokasi rumah yang aman dan strategis

Foto: Ilustrasi rumah dijual.

KINERJAEKSELEN.co, Medan — Memilih lokasi rumah tidak boleh asal-asalan. Sebab, lokasi rumah adalah aspek penting yang bisa mempengaruhi nilai rumah.
Pencari rumah perlu memilih lokasi yang strategis buat menunjang kehidupan penghuninya. Selain itu, rumah perlu berada di tempat yang aman, nyaman dan memenuhi kebutuhan penghuni.

Oleh karena itu, calon pembeli perlu meriset dan mempertimbangkan lokasi rumah terbaik. Ada beberapa ciri-ciri rumah yang menandakan rumah yang strategis.

“Salah satu indikator bahwa hunian tersebut berada di lokasi yang baik adalah apabila akan disewakan atau ingin dijual kembali, banyak peminatnya (likuiditas tinggi),” kata Pengamat dan Ahli Properti, Steve Sudijanto, kepada pers, beberapa waktu lalu.

Inilah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih lokasi rumah:

1.Dekat Transportasi Umum

Steve mengatakan, rumah yang berada dekat transportasi umum sangat menguntungkan. Penghuni rumah memiliki akses transportasi yang memudahkan untuk bepergian. Apalagi tarif transportasi umum terjangkau sehingga dapat menghemat biaya.

2.Sarana Penunjang Lengkap

Selain itu, rumah sebaiknya berada dekat dengan sarana penunjang, misalnya rumah sakit, kantor, pusat perbelanjaan, dan sekolah. Sarana penunjang yang lengkap akan memudahkan penghuni rumah karena tidak perlu bepergian jauh buat kebutuhan sehari-hari.

3.Bukan Lokasi Rawan Bencana

Keamanan lingkungan rumah juga perlu dipertimbangkan. Pastikan untuk membeli rumah di lingkungan dengan tingkat kriminalitas yang rendah. Steve menyarankan untuk membeli hunian di klaster atau komplek dengan petugas keamanan.

“Untuk faktor keamanan, hunian atau rumah cluster lebih baik,” katanya.

4.Lingkungan Aman

Terakhir, jangan pilih lokasi yang rawan terjadi bencana, misalnya banjir. Calon pembeli perlu memastikan sendiri dengan melakukan survei perumahan. Coba tanya atau diskusi dengan lurah atau ketua RT setempat soal frekuensi banjir di kawasan itu.

“Khusus untuk konteks banjir hunian di DKI Jakarta, kita harus jeli melihat lfrekuensi banjir di hunian tersebut karena pemerintah DKI sudah melakukan banyak perbaikan untuk menanggulangi banjir,” tuturnya, seperti dikutip dari detikProperti, Kamis (24/7/2025) malam.

(KTS/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *