Tragedi Kemanusiaan Sangat Memilukan,16 Lansia Tewas dalam Kebakaran Panti Jompo di Manado 

Foto liputan6.com

KINERJAEKSELEN.co, Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq berduka cmendalam atas tragedi kebakaran yang melanda Panti Jompo Werdha Damai, di Kota Manado, Sulawesi Utara yang menewaskan 16 orang lanjut usia dan melukai beberapa penghuni lainnya.

“Peristiwa ini adalah tragedi kemanusiaan yang sangat memilukan. Para lansia merupakan kelompok paling rentan yang seharusnya mendapatkan perlindungan maksimal dari negara dan seluruh penyelenggara layanan sosial,” ujar pria yang kerap disapa Kiai Maman itu dalam pernyataannya, Selasa (30/12/2025).

Politisi Fraksi PKB itu menegaskan bahwa insiden ini harus menjadi peringatan keras bagi seluruh pihak bahwa sistem keselamatan di fasilitas pelayanan lansia di Indonesia masih memerlukan perhatian serius.

“Komisi VIII DPR RI akan mendorong evaluasi menyeluruh terhadap seluruh panti jompo dan panti sosial, baik milik pemerintah maupun swasta. Standar keselamatan kebakaran, kelayakan bangunan, jalur evakuasi, serta kesiapsiagaan petugas harus dipastikan benar-benar berjalan, bukan hanya formalitas administrasi,” tegasnya.

Ia pun mendukung penuh langkah aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas penyebab kebakaran tersebut. Menurutnya, investigasi harus dilakukan secara transparan guna memastikan apakah terdapat unsur kelalaian, pelanggaran standar keselamatan, atau lemahnya sistem pengawasan.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor antara Kementerian Sosial, pemerintah daerah, dinas pemadam kebakaran, serta pengelola panti untuk menyusun kebijakan perlindungan lansia yang lebih komprehensif dan implementatif.

“Kita tidak boleh membiarkan tragedi seperti ini terulang. Negara harus hadir bukan hanya saat bencana terjadi, tetapi sejak awal dengan sistem perlindungan yang kuat bagi kelompok rentan, khususnya para lansia,” pungkasnya, seperti dikutip dari parlementaria.com, Kamis [1/1/2026] sore

[rus/rel]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *