Berita  

Diseret Banjir Bandang, Jutaan Kubik Kayu Gelondongan Sumbat Aliran Air Sungai Batang Toru arah ke Laut

KINERJAEKSELEN.co, Medan — Diperkirakan jutaan kubik kayu gelondongan memadati aliran Sungai Batang Toru di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, sehingga menghambat kelancaran air sungai menuju lautan bebas.

Informasi yang dihimpun pers, terjadinya tumpukan kayu berbagai jenis ukuran itu diseret bencana banjir bandang dan tanah longsor 25 November 2025 yang melanda wilayah itu.

“Panjang tumpukan (kayu) berkilo-kilometer. Sebuah pemandangan yang mengerikan sekali,” kata tokoh masyarakat, Rianiate, Jalal Nasution (63), Sabtu (3/1/2026).

Tak heran, katanya, tumpukan kayu telah menyebabkan peristiwa banjir berulang yang merendam permukiman warga sejumlah desa di hulu.

“Lokasi tumpukan kayu bertempat di aliran sungai Aek Rambe/Simatutung atau lebih kurang 10 kilometer arah menuju muara (laut) ke arah Batu Mundom,” jelasnya.

Selain kerap menimbulkan banjir, katanya, banyak juga areal perkebunan warga masyarakat yang terendam luapan air sehingga terdampak ke mata pencaharian ekonomi masyarakat.

Menurut Kepala Desa Muara Batang Toru, Rahmat, di aliran Aek Rambe/Simatutung ada lebih kurang tiga kilometer tumpukan kayu sepanjang daerah aliran sungai.

“Selain itu sekitar satu kilometer tumpukan lagi di sungai Batu Peti dekat Batu Mundom atau dekat muara. Ngerinya air sungai tak mengalir seperti sedia kala,” jelasnya.

Air akhirnya mengalir atau meluber ke permukiman warga dan hamparan areal perkebunan di bagian hulu. Dampak banjirnya ke wilayah seperti Kampung Benteng, Hapesong Baru, Bandar Tarutung, Danau Siais/Rianiate, Lingkungan Baringin, Dusun Sibara-bara Desa Simataniari, Kecamatan Angkola Sangkunur.

Kemudian daerah Dusun Mabang, Bongal Desa Muara Huta Raja, Desa Tarapung Raya, Kelurahan Muara Ampolu, Kelurahan Manompas sangat berpotensi menjadi sasaran banjir bila saja datang hujan karena saluran air sungai yang tertutup, seperti dikutip dari sumut.antaranews.com, Sabtu (3/1/2026) siang.

(KTS/rel)

Sumber: Sumut.Antaranews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *