LANDAK KALBAR, KINERJAEKSELEN.co – Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, MH bersama Direktur utama PT. NSA, Parluhutan Sitohang melakukan groundbreaking ceremony atau peletakan batu pertama pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit PT. Prime Agri Resources Tbk Landak Area.
Kegiatan berlangsung di area PT. Nusantara Sarana Alam (NSA) Dusun Sibolapit, Desa Tembawang, Kecamatan Banyuke Hulu, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Kamis (3/9/2026) dengan mengusung tema: “Membangun Industri Sawit Berkelanjutan Untuk Kesejahteraan Masyarakat.”
Kehadiran Bupati bersama rombongan disambut dengan tarian adat Dayak Kanayatn dari sanggar Riyuankg. Acara ini juga dihadiri unsur Forkopimcam 3 Kecamatan Banyuke Hulu, Meranti dan Menyuke, kepala OPD, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD), Direktur Utama PT. NSA Parluhutan Sitohang, Regional Direktur Kalreg 2 Khairudin Syahputra Harahap, Regional Head Plasma Kalimantan Region Riswan Sinaga, General Manager PT NSA Mahmudi, Regional Head Plantation Support Kalimantan Region 2 Novianto Dwi Setiawan, manajemen PT. Prime Agri Resources Tbk Landak Area, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, warga setempat serta tamu undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Karolin menyambut baik dibangunnya pabrik pengolahan kelapa sawit PT. NSA. Ia menilai kehadiran pabrik ini akan menguatkan sektor perkebunan sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah Kabupaten Landak, khususnya masyarakat di 3 kecamatan: Menyuke, Banyuke Hulu dan Meranti.
“Dengan lebih dekatnya pabrik pengolahan kelapa sawit, harapannya biaya transportasi lebih murah sehingga margin yang diperoleh petani lebih tinggi. Tidak perlu lagi menanggung biaya pengiriman buah sampai keluar kecamatan bahkan luar kabupaten,” ujar Karolin.
Bupati juga berharap pabrik ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. “Dengan adanya pabrik pengolahan kelapa sawit ini, bupati berharap perusahaan maju, masyarakatnya maju,” tambahnya.
Pada kesempatan itu Karolin juga menekankan agar investasi ini berjalan dengan memperhatikan kelestarian lingkungan. Mulai dari penanganan limbah hingga menjaga lingkungan sekitar agar tidak menimbulkan keluhan dari masyarakat.
Sementara Direktur Utama PT. NSA, Parluhutan Sitohang mengatakan pabrik yang akan dibangun ini diberi nama PKS NSA. Peletakan batu pertama ini bukan sekadar dimulainya konstruksi fisik bangunan.
“Lebih dari itu, momentum ini adalah wujud nyata dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk terus tumbuh, berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi industri kelapa sawit di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat dan secara khusus di Kabupaten Landak,” ungkap Parluhutan.
Ia menyebut kehadiran PKS milik PT. PAR ini sebagai penanda babak baru kemandirian di wilayah Landak Area dan sebagai wujud komitmen membangun ekonomi daerah.
Tidak kalah penting, perusahaan juga berkomitmen penuh menerapkan prinsip berkelanjutan. Parluhutan memastikan seluruh operasional pabrik nantinya akan berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan sekitar.
Dalam kesempatan itu pula Direktur Utama PT. NSA mengajak masyarakat, mitra petani dan koperasi untuk bersama-sama menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan dan ketertiban, dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan dalam pengelolaan kebun.
(Man)












