KINERJAEKSELEN.co, Singkawang Kalbar – Penghentian pengiriman gas subsidi elpiji 3 kg dari Kota Singkawang ke Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Berawal dari respon Pemda Kab. Bintan, isu kelangkaan LPG 3 kg di Kecamatan Tambelan.
Awalnya, Tambelan dilayani tiga agen. Dua dari Bintan, satu dari Singkawang Kalimantan Barat. Gas LPG 3kg dari Singkawang dihentikan Pemkab Bintan, guna peningkatan efesiensi pengawasan dan koordinasi distribusi LPG di Tambelan. Kejelasan beritanya, disiarkan Vnews Room melalui youtube, 30 Juni 2025 yang lalu. https://youtu.be/3gVNCZNjUwU?si=o2eIAFNKgrubwdNu.
Pada pemberitaan tersebut, Pemkab Bintan melakukan rapat koordinasi menghadirkan DKUPP (Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian), Camat Tambelan, Pertamina, dan dua agen resmi LPG di Bintan. Menyepakati untuk suplay kecamatan tambelan akan dialihkan sepenuhnya ke dua agen yang berbasis di Kabupaten Bintan. Yaitu PT. Gas Jaya Sakti dan PT. Mitra Cipta Abadi Mulia.
Koordinasi dilaksanakan, guna menjawab adanya keluhan masyarakat terkait keterbatan distribusi LPG 3 kg di Kecamatan Tambelan.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Kab. Bintan, Ice Andriana mengatakan, sebelumnya, Tambelan dilayani tiga agen. Dua dari Bintan, satu dari Singkawang Kalimantan Barat. Diungkapkannya saat itu, mulai pekan depan, “pasokan dari Singkawang akan dihentikan”. Dua pangkalan yang semula di suplay dari Singkawang, akan langsung diakomodir agen resmi dari Kabupaten Bintan. Langkah ini diambil untuk meningkatkan efesiensi pengawasan dan koordinasi distribusi LPG di Wilayah Tambelan.
Ice Adriana mengatakan, dua dari pangkalan yang ada di tambelan, itulah yang akan diakomodir oleh Bintan. Jadi nanti tidak ada lagi sumber dari Singkawang.
“Jadi In sya Allah isu yang sekarang lagi beredar yaitu bahwa akan ada kelangkaan itu bisa kami kaper. Terutama tadi sudah melaksanakan rapat. Rapat koordinasi bersama tim tim yang terkait. Kemudian kita hadirkan pertamina. Kemudian dua agen yang telah disampaikan tadi , ” kata Ice Adriana menerangkan.
Kesepakatan lanjutnya, dalam minggu ini untuk kedepannya itu semua sudah diakomodir pertamina dan agen yang akan memenuhi semua kebutuhan gas LPG yang ada di di Tambelan.
Saat berlangsungnya hearing Komisi 2 DPRD Kota Singkawang dengan para pihak, Selasa 26 Agustus 2025 di Ruang rapat AKD DPRD Kota Singkawang. Mengungkap, adanya aktifitas pengiriman gas LPG dari Kota Singkawang ke Tambelan Kab. Bintan, pasca Pemkab Bintan menghentikan inport LPG 3 kg nya dari Kota Singkawang,
Gas LPG tersebut, diangkut melalui transportasi laut (kapal angkut). Sebagaimana diungkap salah satu media di Kota Singkawang, 20 Agustus 2025. Terungkap, sebanyak 1120 gas LPG 3kg diangkut perkapal. Dan harga jual gas itu di Tambelan Kab. Bintan, dengan harga Rp. 32.000 per tabung.
PT. GU pangkalan gas elpiji 3kg di Singkawang, selaku pihak yang mengirim gas subsidi itu ke Tambelan Kab. Bintan. Saat hearing, mengaku tidak mengetahui adanya penghentian suplay gas LPG 3 kg dari Singkawang ke Kab. Bintan.
Saat hearing, perwakilan warga masyarakat dan media, berharap Pemerintah Kota Singkawang dan DPRD Kota Singkawang serta Penegak Hukum menghentikan, masih adanya aktifitas pangkalan LPG di Singkawang yang memasarkan gas subsidi elpiji 3 kg ke Kab. Bintan.
(Azn)












