Berita  

Syarifudin Hafid: Program Berani Cerdas Gubernur Sulteng, Inisiatif Strategis Berfokus Pada Peningkatan Mutu Pendidikan

Wakil Ketua II DPRD Sulteng H. Syarifuddin Hafid [Foto ist/Tribunnews.com]

KINERJAEKSELEN.co, Jakarta – Program Berani Cerdas yang digagas Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid, memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah Sulawesi Tengah.

Keberhasilan program BERANI Cerdas yang telah memberikan beasiswa kepada 23.568 mahasiswa menjadi indikator nyata dari kepemimpinan yang berorientasi pada pembangunan manusia.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah H. Syarifudin Hafid, Minggu, [8/2/2026].

“ Program Berani Cerdas yang digagas oleh Gubernur, merupakan inisiatif strategis yang berfokus pada pembangunan manusia melalui peningkatan mutu pendidikan. Program ini membawa banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pendidikan di Sulawesi Tengah, dan ini luar biasa dan manfaatnya telah dirasakan langsung, sebagai upaya mempersiapkan SDM unggul untuk membangun Sulteng yang kita cintai ini,” kata Syarifudin Hafid.

“ Program strategis ini, harus kita dukung, sekaligus bisa menjadi barometer keberhasilan sektor pendidikan,” ujarnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Morowali ini mengatakan, program ini merupakan investasi jangka panjang dalam sumber daya manusia (SDM) untuk menciptakan generasi muda yang cerdas, kompeten, dan siap kerja.

“ Berani Cerdas adalah bagian dari visi “Sulteng Berani” yang bertujuan mengurangi kesenjangan regional dan memperkuat pembangunan lokal. Program ini juga selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo dalam memajukan pendidikan dan kesehatan,” ungkapnya.

“ Program Berani Cerdas telah mendapatkan tempat di hati masyarakat Sulteng.  Program Berani Ceras membangun dan memperbaiki infrastruktur pendidikan di Sulawesi Tengah khususnya daerah terpencil, seperti sekolah, perpustakaan, dan akses internet. Memberikan beasiswa atau bantuan biaya pendidikan bagi masyarakat kurang mampu berupa pembebasan seluruh biaya pendidikan di tingkat SMA, SMK dan sederajat serta SLB,” kata Syarifuddin Hafid

Menurut Syarifuddin Hafid, membangun sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan sektor pendidikan memerlukan pendekatan strategis dan terintegrasi.

Agar program tersebut bisa berjalan sesuai harapan, kata Syarifuddin, pemerintah harus fokus pada pemerataan melalui kebijakan afirmatif, Monitoring dan evaluasi ketat terhadap implementasi program, serta melibatkan komunitas lokal untuk mendukung ekosistem pendidikan.

[jagad]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *