Daerah  

ISPU di Singkawang Tidak Sehat

Strateginews.id, Singkawang Kalbar – Kualitas udara di Kota Singkawang, belum menunjukan ke arah kategori baik. Update laporan Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang, melaporkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang sebelumnya dalam kategori Sedang, kini menurun dalam kategori Tidak Sehat.

Kejelasan ini berdasarkan Pemeriksaan Kualitas Udara yang dilaporkan Kepala Dinas LH Kota Singkawang Emy Hastuti, S.Sos kepada Walikota Singkawang secara tersurat nomor: 600.4/315/P3KLH/2026 tanggal 27 Agustus 2026.

Dijelaskan lokasi pemantauan Jl. Demang Akub (Kecamatan Singkawang Utara), UPT Laboratorium (Kecamatan Singkawang Tengah), Taman Cinta (Singkawang Timur), Kantor Lurah Si jangkung (Kecamatan Singkawang Selatan), Kridasana (Kecamatan Singkawang Barat).

Parameter yang diuji: PM 2,5. Secara umum nilai ISPU di wilayah Kota Singkawang berada dikisaran 125 (warna kuning) yang masuk dalam kategori TIDAK SEHAT.

Menyikapi kualitas udara yang cenderung menurun (kategori Tidak Sehat) saat ini, sebelumnya Pemerintah Kota Singkawang telah mengimbau warga masyarakat untuk mengenakan masker saat beraktifitas di luar rumah.

Bersamaan dengan imbauan tersebut, Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie beserta jajaran, TNI-Polri, BPKS dan warga berjibaku memadam api di titik titik karhutla di Kota Singkawang.

Selain itu, sebagai upaya melindungi kesehatan warga masyarakat, Pemkot Singkawang juga membagikan ribuan masker kepada warga yang beraktifitas di luar rumah.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran TNI, Polri, serta rekan-rekan BPKS Kota Singkawang atas sinergi, kerja keras, dan dukungan luar biasa di lapangan malam ini (Kamis malam). Solid terus untuk keselamatan bersama,” kata Tjhai Chui Mie melalui akun medsosnya, Kamis (27/08/2026).

Di tengah kondisi kemarau panjang saat ini, tulis Tjhai Chui Mie, kami menghimbau kepada seluruh pihak untuk tidak dengan sengaja membakar lahan. Asap dari pembakaran sangat berdampak buruk bagi kesehatan seluruh masyarakat Kota Singkawang, terutama anak-anak dan lansia.

(Ibnu Azan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *