6 perempuan hanyut di Sungai Barumun Palas, 1 tewas 2 hilang

KINERJAEKSELEN.co, Medan — Enam perempuan hanyut saat berenang di Sungai Barumun di Desa Huristak Godang, Kecamatan Huristak, Kabupaten Padanglawas (Palas), Sumatra Utara.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi Minggu (14/7/2024) sore. Kejadian berawal sekitar pukul 16.30 WIB, sebanyak enam orang, yang semuanya perempuan, mandi di sungai sambil bermain di daratan pasir yang berada di tengah sungai Barumun di Desa Huristak.

“Kejadiannya sekitar pukul 17.00 WIB Minggu sore. Tiga orang berhasil selamat, satu meninggal dan dua orang lagi masih dicari oleh tim gabungan Satgas BPBD, Basarnas, TNI/Polri dan masyarakat,” kata Salfator Sitorus, Kabid Darurat BPBD Palas, Senin (15/7/2024) kepada wartawan.

Salfator menjelaskan, kronologi kejadian itu terjadi saat 7 orang korban berenang di Sungai Barumun. Kemudian, keenam korban sepakat untuk menyeberangi sungai menuju daratan pasir bersama-sama.

“Di tengah aliran tiba-tiba formasi mereka saat menyeberang goyah akhirnya korban terbawa arus sekitar 200 meter,” katanya.

Keempat korban selamat dibawa ke Desa Huristak, sedangkan satu anak yang tenggelam sudah ditemukan tidak bernyawa lagi dibawa ke Puskesmas. Sementara dua korban lagi sedang proses pencarian.

“Saat ini kami masih terus melakukan pencarian dua korban lagi bersama tim,” katanya.

Satu orang ditemukan sudah meninggal, tiga orang berhasil selamat dan dua orang masih dalam pencarian oleh tim gabungan.

Para korban yang selamat diketahui bernama Salsabilah Siregar (12), Riana Humaniora Hasibuan (9), Hotnidayani Siregar (17) dan Hafizah Almairah Hasibuan (14), korban selamat yang tidak ikut menyeberang.

Dua korban hilang tercatat sebagai warga Desa Huristak, Kecamatan Huristak, masing-masing Fitri Anjani Hasibuan (17), dan Desvita Hasiyuna Hasibuan (9). Sedangkan korban yang meninggal dunia bernama Putri Jelita Hasibuan (18), ditemukan sejauh ± 200 meter sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolsek Barumun Tengah, Iptu Elimawan Sitorus SH MH, yang dihubungi membenarkan kejadian itu. Dan saat ini masih dalam proses pencarian dua korban lagi, seperti dikutip dari medanbisnisdaily.com, Selasa (16/7/2024).

(KTS/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *