Catatan Risdiana Wiryatni
Era digital sudah bukan lagi perkara masa depan, namun sudah menjadi realita bagi populasi dunia. Perkembangan teknologi yang terus meningkat tajam dari tahun ke tahun pun sebenarnya dilakukan demi mengimbangi kebutuhan manusia akan teknologi yang semakin besar. Dalam setiap aspek kehidupan, selalu ada teknologi digital yang membantu kita sehari-hari, menjadikan aktivitas lebih efisien.

Transformasi digital telah bergerak maju dengan sangat cepat dan telah mengubah paradigma ekonomi dan masyarakat global. Banyak hal positif yang dibawa oleh transformasi digital ini, termasuk di antaranya adalah memanfaat digitalisasi untuk mencapai tujuan ekonomi dan bisnis. Transformasi digital adalah masa depan ekonomi dan bisnis.
Nilai industri digital Indonesia telah tumbuh secara signifikan dari 41 miliar dollar pada tahun 2019 menjadi 77 miliar dollar pada tahun 2022 dan diperkirakan akan meningkat menjadi 130 miliar dollar pada tahun 2025, terutama didorong oleh e-commerce, transportasi dan pengiriman makanan, perjalanan online dan media online.
Salah satu kesempatan yang dapat dimanfaatkan dari ekonomi digital adalah membantu mengakselerasi bisnis Indonesia melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta perkembangan ekonomi syariah. Indonesia memiliki hampir 64 juta UMKM dalam perekonomian. Ini menyumbang 97% dari angkatan kerja negara dan berkontribusi lebih dari 60 persen dari PDB.
Bahkan, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan 17,5 juta ahli digital sampai dengan tahun 2035.
Menurut Menteri BUMN, peluang ini harus diisi oleh putra-putri bangsa Indonesia, jangan sampai peluang tersebut diisi oleh bangsa lain nantinya.
”Apalagi kalau kita benchmarking antara Amerika Serikat, China dan Indonesia, jumlah startup Indonesia akan terus tumbuh. Ini merupakan kesempatan,” kata Erick Thohir
Dalam pengembangan industri digital, pemerintah akan mendorong dan memfasilitasi anak muda Indonesia untuk mengembangan industri digital di Indonesia secara komprehensif.
Dengan berbagai kreativitas dan berbagai fasilitas yang dimiliki oleh generasi muda saat ini, tentu ini menjadi peluang yang sangat menarik untuk mengembangkan startup-startup baru di Indonesia. Apalagi Indonesia memiliki jumlah penduduk terbanyak peringkat keempat dengan persentase 3,51% dari jumlah populasi penduduk dunia. Dengan jumlah penduduk itu pasti memiliki beragam permasalahan yang ada di dalamnya.
Di era digital ini dengan segala perkembangan teknologi yang selalu mengalami perubahan setiap saat akan menjadi peluang besar bagi anak muda yang ingin berkarir dalam dunia digital. Prospek kerja di bidang digital pun sangat luas dengan berbagai macam profesi yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan besar di Indonesia maupun perusahaan global.
Ada banyak profesi di industri digital yang dapat digeluti, seperti Android Developer, Engineer, Digital Marketer, Designer, hingga buat startup sendiri
Digitalisasi ekonomi terbukti telah membawa berbagai perubahan, dengan digital ekonomi setidaknya memberikan benefit dalam meraih efisiensi, efektivitas, penurunan cost production, kolaborasi, terkoneksinya satu pihak dengan pihak lain, oleh karena itu, transformasi digital ekonomi, sudah selayaknya dijadikan alternative solusi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru.
Digitalisasi ekonomi terbukti telah membawa berbagai perubahan, dengan digital ekonomi setidaknya memberikan benefit dalam meraih efisiensi, efektivitas, penurunan cost production, kolaborasi, terkoneksinya satu pihak dengan pihak lain, oleh karena itu, transformasi digital ekonomi, sudah selayaknya dijadikan alternative solusi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru.
*) CEO Kinerja Group












