Penggugat  ijasah palsu Jokowi ditangkap Bareskrim Polri

Prabowo Subianto dan Jokowi (ft. Sekretariat Kabinet)

KINERJAEKSELEN.co, Jakarta – Bambang Tri Mulyono, penggugat ijasah palsu Jokowi ditangkap Bareskrim Polri.

Bambang Tri menjadi salah satu tersangka kasus dugaan ujaran kebencian serta penistaan agama.

“ Tersangka pertama adalah SNR (Sugi Nur Raharja), kedua adalah BTM (Bambang Tri Mulyono),” kata Kabag Penum Mabes Polri Kombes Nurul Azizahi di Mabes Polri, Kamis (13/10/2022) malam.

Disampaikan Nurul, keduanya diduga menyebarkan ujaran kebencian serta penistaan agama yang diunggah melalui akun YouTube Gus Nur 13 Official.

Dalam kasus ini, Bambang Tri Mulyono adalah pihak penggugat Jokowi atas tuduhan ijazah palsu ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, dan telah terdaftar dengan nomor perkara: 592/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst

Dasar gugatan tersebut, Jokowi dinilai telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) berupa membuat keterangan yang tidak benar dan/atau memberikan dokumen palsu berupa ijazah (bukti kelulusan) Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atas nama Joko Widodo.

Dalam gugatan tersebut Bambang Tri juga meminta  agar PN Jakarta Pusat menyatakan Jokowi telah melakukan PMH berupa menyerahkan dokumen ijazah yang berisi keterangan yang tidak benar dan/atau memberikan dokumen palsu sebagai kelengkapan syarat pencalonannya untuk memenuhi ketentuan Pasal 9 ayat (1) huruf r Peraturan KPU Nomor 22 Tahun 2018 untuk digunakan dalam proses pemilihan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

PN Jakarta Pusat akan menjadwalkan sidang perdana terkait dugaan penipuan dengan ijazah palsu Presiden Joko Widodo pada 18 Oktober mendatang.

Dilansir dari situs resmi PN Jakarta Pusat, pihak tergugat dalam perkara ini mulai dari Presiden Jokowi, KPU selaku penyelenggara pilpres, MPR RI serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

[nug/red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *