Prabowo Minta Kepada Pihak-pihak Yang Tidak Mau Kerjasama Jangan Mengganggu

Prabowo:  Rakyat Indonesia tidak boleh tidak bisa makan

Presiden terpilih Prabowo Subianto memberi sambutan dalam acara bimtek dan rakornas pilkada Partai Amanat Nasional [PAN] di Hotel JS Luwansa, di Jakarta Selatan, Kamis [9/5] malam. [Foto VIVA]

KINERJAEKSELEN.co, Jakarta – Presiden terpilih Prabowo Subianto meminta kepada semua pihak-pihak yang tidak mau diajak kerjasama untuk tidak mengganggu di pemerintahannya kelak.

Ditegaskan Prabowo, dirinya ingin bekerja, bekerja dan mengamankan aset kekayaan negara.

Prabowo sampaikan hal tersebut dalam acara bimtek dan rakornas pilkada Partai Amanat Nasional [PAN] di Hotel JS Luwansa, di Jakarta Selatan, Kamis [9/5] malam.

“ Saya akan berjuang terus bersama semua kekuatan yang mau diajak kerja sama. Yang tidak mau diajak kerja sama tidak apa-apa. Kalau ada yang mau nonton di pinggir jalan, silakan jadi penonton yang baik,” kata Prabowo.

“ Tapi kalau sudah tidak mau diajak kerja sama, ya jangan mengganggu. Orang lagi mau kerja kok. Kita mau kerja. Kita mau kerja. Kita mau amankan kekayaan bangsa Indonesia,” sambungnya.

Prabowo kembali menegaskan, dirinya tidak ingin ada lagi orang Indonesia yang menangis karena lapar.

Rakyat Indonesia, kata dia, tidak boleh tidak bisa makan.

“ Saya yakin saudara tidak terima. Saya malu, saya dikasih pangkat jenderal oleh rakyat. Saya dipilih oleh rakyat. Siang dan malam kita berfikir, saya berfikir, bagaimana rakyat Indonesia tidak ada yang lapar,” jelas Prabowo

Menurut Prabowo, semua partai di Indonesia, pasti punya orang-orang baik dan orang-orang yang tidak baik.

Di Partai Gerindra pun, kata dia, banyak orang tidak baik.

“ Mari kita akui. Iya kan? Kita boleh punya jiwa korsa, tapi kita juga harus introspeksi diri. Di Gerindra pun, juga banyak yang kurang baik, banyak yang baik, banyak yang kurang baik. Di semua organisasi ada yang baik, ada yang kurang,” katanya.

“ Sekarang bagaimana yang baik-baik, dari semua latar belakang bisa kerja sama? Ini pelajaran sejarah. Indonesia tidak bisa dibendung. Kecuali elite Indonesia tidak bisa atau tidak mau kerja sama. Kuncinya itu,” pungkas Prabowo.

[nug/red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *