KINERJAEKSELEN.co, Medan — Ketua DPRD Provinsi Sumatra Utara, Baskami Ginting, mendesak Pemerintah Provinsi Sumut untuk menyelesaikan jalan alternatif Medan- Berastagi via Kutalimbaru.
Hal itu disampaikan Baskami menyusul kembali terjadinya kepadatan parah di jalur tersebut, beberapa waktu lalu.
Politisi PDI Perjuangan ini meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Marlindo, yang baru dilantik, agar melakukan gerak cepat merampungkan proyek itu.
“Kebutuhan jalur alternatif ini sangat mendesak. Apalagi ketika terjadi libur panjang seperti kemarin. Seringkali jalur utama tak mampu menampung volume kendaraan yang semakin banyak,” ujar Baskami kepada pers, Selasa (4/7/2023).
Baskami menjelaskan, saat ini progres pengerjaan jalur alternatif Medan – Berastagi yang telah selesai sepanjang 9,75 kilometer (km).
Jalur yang telah rampung dibangun tersebut berada di Desa Suka Makmur, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang. “Saat ini masih dalam proses jalan baru di Dusun Tanduk Benua, karena kontur jalan yang terjal dan curam,” tambahnya.
Baskami juga meminta pihak ketiga, yang melaksanakan proyek tersebut, agar segera menyelesaikan proyek itu.
“Saya sudah berulangkali meninjau pengerjaan yang dilakukan PT SMJ ini. Maka saya minta terus dikerjakan sampai rampung 100 persen,” tambahnya.
Baskami berharap, dengan rampungnya jalur alternatif ini tidak hanya mengurangi kemacetan di jalur utama, tapi juga dapat memperlancar kelancaran angkutan produk pertanian (logistik) dari Kabupaten Karo. “Juga memperlancar transportasi wisatawan yang akan menjajal destinasi wisata di Karo dan sekitarnya,” tambahnya.
Diketahui, jalur alternatif Medan – Berastagi akan melintasi daerah Tuntungan – Desa Sukamakmur Kecamatan Kutalimbaru – Dusun II Sukamakmur – Dusun X Tanduk Benua – Dusun Sembaikan II Kecamatan Sibolangit – Desa Jaranguda Berastagi.
Total jalur alternatif via Kutalimbaru ini sekitar 55,87 km, lebih pendek daripada jalur utama (jalan nasional) 76 km. Selain itu, jalur ini juga lebih landai daripada jalan nasional sehingga akan mempercepat waktu tempuh antara Medan-Berastagi.
(KTS/rel)












