JAKARTA, KINERJAEKSELEN.co – Publik menunggu nyanyian eks Wakil Ketua Badan Gizi Nasional [BGN] Sony Sanjaya, soal skandal korupsi di Badan Gizi Nasional [BGN].
Usai mengajukan diri sebagai justice collaborator, Sony mengaku sudah siap untuk membongkar dugaan kasus korupsi makan bergizi gratis [MBG] di Lembaga tersebut.
Pengacara Sony, Krisna Murti menyebut, langkah ini ditempuh untuk mengungkap borok yang menggerogoti uang negara.
“Bukan menghindar dari permasalahan hukum, tapi kami ingin mengungkap dan kooperatif, mengungkap siapa saja yang terlibat dalam program unggulan presiden ini,” kata Krisna Murti, di Kejaksaan Agung, Senin [8/6] lalu.
Namun, Kejagung belum memutuskan apakah bakal menerima atau menolak pengajuan Sony sebagai justice collaborator.
Meski Kejagung belum memutuskan, Sony sudah mulai “menyanyi” soal dugaan keterlibatan sejumlah nama besar di kasus korupsi tersebut.
Krisna berujar, Sony sudah menyetorkan 26 nama yang terlibat dalam dugaan kasus korupsi MBG yang merusak citra dan niat baik presiden tersebut.
Adapun nama-nama tersebut, kata Krisna, sudah tercatat dalam Berita Acara Pemeriksaan [BAP] penyidik Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus.
“Sudah kita sampaikan ke penyidik. Sudah ada di BAP, pejabat lelgislatif hingga eksekutif,” kata Krisna.
Krisna tak secara rinci menyebut siapa saja nama-nama yang terseret dalam kasus ini. Dia hanya mengatakan mereka yang terlibat berasal dari Lembaga Tingkat eksekutif, yudikatif maupun legislatif.
“ Pokoknya dari eksekutif, legislatif dan yudikatif,[ Paling banyak] legislatif. Total [jumlah nama] 26, kemungkinan bertambah. Itu baru sebagian saja,” terang Krisna.
Krisna mengatakan, pihaknya punya semua bukti komunikasi, yang tercatat dalam ponsen Sony yang sekarang sudah disita penyidik.
[Man/rel]











