KINERJAEKSELEN.co, Brebes – Festival Kopi dan Batik (Feskotik) Tahun 2025 yang digelar di Alun-Alun Kabupaten Brebes pada Sabtu (14/6/2025) menjadi sorotan dalam rangkaian Soekarno Fest 2025. Acara ini menghadirkan semangat kolaborasi antara pelaku UMKM, pengrajin, dan pemerintah dalam mempromosikan potensi kopi serta batik lokal khas Brebes.
Kehadiran sejumlah tokoh penting seperti Bupati Brebes, jajaran Forkopimda, Ketua Kadin Brebes, Ketua TP PKK Kabupaten Brebes, kepala OPD, hingga para pengusaha dan pengrajin lokal menambah semarak kegiatan yang sarat dengan nilai budaya dan ekonomi tersebut.
Dukungan kuat juga datang dari Dandim 0713/Brebes Korem 071/Wijayakusuma, Letkol Inf Sapto Broto, yang diwakili oleh Perwira Seksi Logistik Kapten Inf Jiya. Ia menegaskan bahwa kopi dan batik Brebes tidak kalah bersaing dengan daerah lain, bahkan mampu menjadi ikon identitas daerah.
“Kopi dan batik adalah warisan budaya bernilai tinggi. Melalui Feskotik 2025, kita melihat bagaimana dua potensi lokal ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi kreatif. Kami dari Kodim 0713 siap mendukung penuh setiap langkah pelestarian budaya yang sejalan dengan kemajuan UMKM di Brebes,” ujar Kapten Inf Jiya.
Tak hanya pameran UMKM, Feskotik 2025 juga diramaikan dengan berbagai kegiatan menarik, di antaranya Lomba Tester Cup Kopi, Lomba Fashion Show Batik tingkat pelajar se-Kabupaten Brebes, serta penyerahan piagam penghargaan dan SK Bupati kepada pengurus Koperasi Merah Putih Kabupaten Brebes.
Festival ini menjadi wadah ekspresi kreatif bagi masyarakat, sekaligus sarana promosi produk lokal yang diharapkan dapat menjangkau pasar lebih luas. Feskotik 2025 bukan sekadar festival, tetapi gerakan nyata mengangkat ekonomi dan budaya lokal Brebes ke panggung yang lebih tinggi. Pungkasnya. ( Rizal Sismoro )












