Catatan Risdiana Wiryatni – Owner Kinerja Group
Kepercayaan pelanggan sangatlah penting dalam mengembangkan bisnis jangka panjang. Namun untuk membangun trust dalam bisnis tidaklah mudah. Dibutuhkan kerja keras dan berbagai inovasi untuk mencapainya.
Meski begitu, hanya sedikit pelaku usaha yang menyadarinya dan berusaha untuk membangun kepercayaan pelanggan. Akibatnya beberapa diantara mereka justru mengalami kerugian karena ditingal pelanggan.

Kepercayaan adalah jalan menuju kesuksesan. Hal itu karena semua kolaborasi terutama dalam dunia usaha, dibangun atas dasar kepercayaan. Bagaimana cara membangun kepercayaan dalam usaha?
Pengertian Trust dalam bisnis
Trust adalah rasa keyakinan seseorang terhadap kemampuan perusahaan untuk menyediakan produk atau layanan terbaik.
Kepercayaan tersebut memiliki peran penting dalam membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan. Hal ini bisa menguntungkan bisnis seperti terbangun citra positif. Sebaliknya kepercayaan pelanggan yang rendah bisa berdampak negatif bagi bisnis seperti penurunan penjualan.
Sementara itu, untuk membangun kepercayaan pelanggan membutuhkan waktu panjang hinga bertahun-tahun. Artinya dibutuhkan konsisten dari bisnis untuk selalu memberikan produk dan layanan berkualitas yang mencegah pelanggan kecewa.
Elemen Penting Trust dalam Bisnis
Penting untuk dipahami bahwa trust merupakan elemen dasar dalam menjalankan bisnis. Bermula dari kepercayaan, pelanggan dan mitra akan terus menjalin kerjasama atau bertransaksi dengan bisnis Anda.
Pada dasarnya, terdapat empat elemen penting yang diperlukan untuk membangun business trust menurut theattributes.com, seperti berikut:
- Kompetensi (Competency)
Kompetensi mencakup kemampuan bisnis untuk bertanggung jawab pada apa yang mereka kerjakan baik segi produk yang dihasilkan atau layanan yang ditawarkan.
- Konsistensi (Consistency)
Dalam membangun kepercayaan bisnis juga diperlukan konsistensi. Hal ini dibuktikan bahwa bisnis Anda dapat diandalkan oleh orang lain. Kemudian membuat keputusan yang berorientasi pada nilai.
- Integritas (Integrity)
Bisnis yang memiliki integritas artinya bertindak berdasarkan nilai-nilai moral dan norma-norma sosial dan budaya yang relevan. Mereka bersedia menggambil tanggung jawab dan konsekunsi dari bisnis yang dijalankan.
- Compassion
Compassion menunjukkan bahwa bisnis Anda memiliki welas asih atau kepedulian terhadap masalah pelanggan atau kolega hadapi. Selain itu, bisnis juga bersedia untuk mempertimbangkan dan menerima ide, opini, atau perspektif baru.
Bagaimana Cara Membangun Trust dalam Bisnis?
Berikut ini cara membangun business trust adalah :
Konsisten Menghasilkan Produk Berkualitas Tinggi
Pelanggan akan merasa puas saat mendapatkan produk berkualitas tinggi. Hal ini akan meningkatkan loyalitas mereka terhadap brand tersebut.
Fakta tersebut seharusnya menjadi motivasi Anda untuk terus meningkatkan kualitas produk. Dengan begitu, Anda dapat bersaing dengan merek-merek terkenal yang sudah ada di pasar.
Menjalankan Bisnis secara Transparan
Saat ini, sebagian pelanggan sangat sensitif terhadap isu negatif yang menimpa suatu brand. Agar terhindar dari hal tersebut, cobalah untuk lebih terbuka dengan membagikan informasi secara teratur ke pelanggan.
Responsif terhadap Pertanyaan dan Keluhan Pelanggan
Upaya membangun kepercayaan bisnis selanjutnya adalah dengan memberikan respon cepat atas pertanyaan atau keluhan pelanggan. Hal ini akan memberikan kesan positif pada pelanggan bahwa bisnis Anda dapat diandalkan.
Salah satu cara untuk memberikan respon cepat adalah menggunakan chatbot. Program kecerdasan buatan ini mampu memberikan respon otomatis yang relevan dengan pertanyaan pelanggan.
Fokus Membangun Hubungan Baik dengan Pelanggan
Membangun hubungan baik dengan pelanggan Anda juga diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan bisnis. Berikut tips menciptakan hubungan pelanggan yang baik:
Berkomunikasi secara teratur. Anda perlu membuka channel komunikasi yang dapat pelanggan menghubungi 24/7, saat mereka memiliki masalah, kekhawatiran, atau saran.
Jujur tentang siapa diri Anda dan apa yang Anda lakukan, serta mengakui kesalahan yang Anda buat. Hal ini akan meningkatkan reputasi dan kepercayaan pelanggan terhadap brand Anda serta membuat Anda menonjol dari pesaing.
Sumber: mekari qontak












