Ujian Masalah Akan Mendewasakan Kita

Risdiana Wiryatni

Catatan Risdiana Wiryatni *)

“True happiness comes not when we get rid of all our problems, but when we change our relationship to them, when we change our relationship to them, when we see our problems as a potential source of awakening, opportunities to practice, and to learn” – Richard Carlson

Masalah adalah tempat terbaik untuk berlatih agar hati kita tetap terbuka karena masalah adalah bagian dari kehidupan kita. Kebahagiaan yang sesungguhnya bukan ketika kita mampu membersihkan segala masalah, tapi ketika kita mampu untuk berteman dengannya. Mampu melihat masalah sebagai motivasi untuk bangun, memberikan peluang untuk menjadi lebih baik, dan sebagai proses pembelajaran hidup.

Masalah yang sering kita hadapi dalam hidup adalah proses pendewasaan diri agar kita menjadi lebih arif, bijak, dan memilik perspektif yang luas dalam memandang hidup ini.

Kita tak perlu panik ketika masalah menghampiri, karena kita sudah tau cara terbaik untuk menghadapinya, dan melakukan cara terbaik untuk membawa perubahan dalam kehidupan yang kita jalani.

Dalam hidup ini, tentunya kita tidaka akan pernah terlepas dari sebuah masalah. Setiap orang pastinya memiliki masalahnya masing-masing. Entah itu masalah batin, masalah dengan keluarga, masalah dengan teman, masalah dalam kerjaan dan berbagai masalah lainnya. Dengan berbagai masalah inilah ternyata cara Allah mendewasakan kita.

Nampaknya kita mesti kembali mengingat Firman Allah yang berbunyi,

“Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 115)

Telah Allah jelasakan dalam Firman-Nya, bahwa kita akan diuji dengan berbagai masalah hidup di dunia ini. Maka barang siapa yang bersabar maka ia akan mendapatkan kabar gembira.

Ujian inilah yang akan membedakan kualitas diri kita di hadapan Allah. Dan ujian inilah yang sesungguhnya yang akan membuat diri kita lebih dewasa karena telah ditempa sebuah masalah. Dengan masalah yang kita hadapi, kita akan paham bahwa ada solusi disetiap masalah. Dan masalah itu bisa kita dapatkan dari kedekatan kita deng Yang Maha Memberi Solusi. Dengan masalah ini tingkat ketergantungan kita kepada Allah akan meningkat.

Masalah akan membuat kita lebih dewasa. Dengan masalah inilah Allah simpan berbagai hikmah di dalamnya. Kita akan belajar bagaiman menyelesaikan masalah dengan baik. Kita pula akan belajar bagaimana bersyukur dan bersabar atas ujian yang terjadi. Sungguh, ujian terjadi bukan karena Allah murka, tapi karena Allah ingin kita lebih kuat dengan segala masalah yang terjadi. Kita akan lebih dewasa dalam bersikap, akan lebih bijak dalam bertindak ketika masalah telah hadir dalam diri kita.

Masalah adalah ujian pendewasaan. Tidak ada alasan menyalahkan orang lain. Benahi diri sendiri dan jadilah pribadi yang dewasa.

Saya teringat akan sebuah cerita inspiratif yang mengajarkan kita agar lebih dewasa dalam menghadapi setiap persoalan.

Diceritakan  ada sebuah kotak, di mana kotak tersebut ternyata di dalamnya terdapat seekor belalang. Ternyata belalang tersebut sudah berada di dalam kotak tersebut dengan kurun waktu yang begitu lama.

Suatu hari belalang tersebut telah berhasil keluar. Karena sudah keluar dari kotak yang selama ini mengurungnya. Belalang tersebut merasa penuh kebahagiaan dirinya, akhirnya yang selama ini ia nantikan tercapai juga.

Kebahagiaan yang belalang miliki diespresikan lewat lompatan yang dilakukannya kesana-kemari. Hingga suatu saat ia bertemu dengan kawanan belalang lainnya. Di mana belalang yang ia temui ternyata mampu melakukan lompatan yang jauh lebih tinggi dan lebih panjang.

Belalang yang dahulunya di dalam kotak penasaran apa rahasia yang dari lompatan tinggi dan panjang dari belalang lainnya. Dengan penuh rasa penasaran dan keberanian akhirnya belalang yang tadinya dalam kotak tersebut bertanya kepada kawanan lainnya.

“Apa yang membuatmu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh dari aku, padahal jika dilihat dari usia dan ukuran tubuh kita masih sama, apa rahasianya ,?” Tanya belalang dengan rasa penasaran. Dengan perkataan tersebut kawanan belalang lainnya merasa terheran-heran dan mulai menjawabnya.

“Selama ini kamu di mana, sudah sewajarnya belalang yang berada di alam bebas bisa melakukan apa yang aku lakukan ini,” jawab belalang dengan lompatan jauh tadi. Seketika jawaban tersebut membuat sadar belalang yang terbebas dari kotak mulai tersadar.

Ia merasa terlalu lama menyerah dengan keadaan, membuang waktu, tidak percaya diri dan penuh ketakutan untuk mencoba.

Tahukah kalian jika kondisi belalang dalam kotak tersebut juga kerap kita alami. Di mana kegagalan, ucapan, cemoohan, tanpa dukungan orang lain dan masih banyak lagi kerap kita alami. Kita kerap kali membatasi diri dan tak berani mencoba karena tidak ada dukungan dari luar.

Kita terlalu terpaku terhadap ucapan orang lain dan mulai mengubah pola pikir kita seakan-akan apa yang belum kita coba pasti akan mendapatkan hasil yang buruk. Sehingga ketika ada orang lain bisa kita mulai penasaran apa rahasianya.

Padahal keberanian, pantang menyerah, sabar dan semangat dalam  keadaan apa pun adalah beberapa faktor yang bisa membuat kita menjadi lebih dekat dengan gerbang kesuksesan, lho. Yuk ubah pola pikir kita untuk lebih berani dalam mengambil langkah awal lebih dekat dengan kata sukses.

Jadi jangan takut untuk mengambil risiko. Kadang kalau tidak mencoba, kita tak tahu akan hasilnya. Seperti yang ditulis oleh Nicholas Marpaung di buku “Kancil Loncat Meloncat Lebih Tinggi”. Buku ini menjelaskan agar kita harus berani “nyebur” dan jangan pilih-pilih dalam pekerjaan agar bisa menggapai kesuksesan yang diharapkan.

*) Risdiana – Owner Kinerja Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *