Disdikbud Kota Singkawang Evaluasi Standar Layanan

Strateginews.id, Singkawang Kalbar – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang mengevaluasi sekaligus sosialisasi standar layanan. Baik pelayanan untuk lingkungan unit internalnya, maupun peruntukan warga masyarakat non formal bidang pendidikan dan kebudayaan. Sebagaimana bidang bidang dan sub bidang layanan, yang terdapat pada Dinas tersebut.

Pelaksanaan itu sendiri berdasarkan surat Sekretaris Daerah nomor : B/000.8.3.4/1410/ORG/2024 tanggal 5 Agustus perihal Laporan Forum Konsultasi Publik (FKP) tahun 2024, dalam rangka peningkatan layanan publik. Kegiatan ini berlangsung, Kamis (10/10/2024) di ruang rapat Kepala Dinas Dikbud Kota Singkawang.

Evaluasi layanan sebagai laporan FKP ini dilaksanakan, juga disebutkan sebagaimana rekomendasi Ombudsman yang mengharapkan agar setiap tahunnya FKP, untuk meningkatkan layanan dan sistem layanan.

Hingga tahun 2024, terungkap terdapat 22 jenis layanan pada Dinas Dikbud Kota Singkawang. Dievaluasi secara komperehensif dengan menerima berbagai masukan masukan pihak pihak terkait, guna mendapatkan penilaian dan untuk menunjang peningkatan pelayanan yang lebih baik dari sebelumnya.

Hadir pada kegiatan tersebut, Sekretaris Dinas Dikbud dan Parpora Kota Singkawang. Kemenag Kota Singkawang. Dewan Pendidikan. Para Kepala Bidang dikbud Kota Singkawang, beberapa Kepala sekolah, BKMT Central Singkawang, perwakilan beberapa paguyuban sekolah, media massa dan Sanggar Seni Budaya.

Menerangkan pelayanan yang telah dilakukan dan sedang dievaluasi sebagai upaya peningkatannya saat ini, sekretaris Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang Safari Hamzah menerangkan pihaknya sedang dan selalu berbenah dalam hal memberikan pelayanan.

“Pelayanan administrasi bagi kami penting. Agar yang menerima layanan itu tidaklah berkeluh kesah, tidak kemudian merasa payah dan lain lain. Maka ada dua yang sedang kami lakukan. Adminitrasi layanan ini, satu manual dan satu berbasis teknologi , ” ucapnya mengungkapkan.

Khusus yang berbasis tehnologi, lanjut Safari Hamzah, sedang dikembangkan sedemikian rupa, agar guru khususnya, tidak boleh lagi meninggalkan sekolah dalam mengurus administtasi. Cukup berada di sekolah tapi administrasinya diakses atau diproses melalui transformasi digital.

Yang manual, guru yang mengurus administrasi dapat datang ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, dijamin akan mendapat pelayanan yang maksimal. Cepat, akurat, serta mudah.

“Yang bersifat manual mereka datang kemari. Akan kita layani sepenuh hati bahwa layanan layanan itu akan dilakukan secepat mungkin, seakurat mungkin, dan tentu hasilnya adalah membahagiakan. Itu saya kira yang penting, ” kata Safari Hamzah.

Pertemuan yang telah berlangsung hari ini terang Safari, ingin memastikan apakah layanan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, sudah dirasakan baik atau sebaliknya. Kesempatan pertemuan, adalah sebagai upaya menggali dan menghimpun informasi dari berbagai kalangan yang menerima layanan. Sehingga mendapatkan suatu penilaiannya, seperti apa.

“Kalau diberi scor nilai angkanya dapat berapa sih. Kan kita dengar tadi, ternyata kita mesti berbenah, diperbaiki. Dan kami terbuka untuk memperbaiki. Itu saya kira, ” kata Safari Hamzah.

(Ibnu Azan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *