KINERJAEKSELEN.co, Jakarta – Dalam berbagai kesempatan Presiden Prabowo Subianto menyerukan pemberantasan segala bentuk praktik korupsi yang masih menjadi tantangan dalam pembangunan nasional.
Ditegaskan presiden Prabowo, bahwa budaya mark-up proyek, penyelundupan, dan manipulasi anggaran harus dihapuskan karena merugikan negara dan rakyat. Ia menegaskan bahwa aparat pemerintah memiliki peran penting dalam memastikan pengelolaan anggaran yang bersih dan transparan.
Semangat Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi mendapat dukungan dari Ketua Bidang Hukum dan HAM PWRI Kabupaten Wajo, Rizal Saputra.
Rizal sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo bahwa korupsi di Indonesia sudah mencapai tahap yang memprihatinkan
Berpijak dari komitmen Preiden, Rizal menilai sekarang saat yang tepat untuk memaksimalisasi upaya pemberatasan korupsi di berbagai sektor untuk menyelamatkan uang negara.
“Pernyataan sikap Presiden Prabowo Subianto yang hendak memberantas tindak pidana korupsi yang ada di Indonesia sungguh sangat menggembirakan hati rakyat dan tentunya kita siap untuk mendukung upaya pembersihan pelaku korupsi di negeri ini tanpa pandang bulu,” kata Rizal, Kamis [22/1/2026] siang.
Rizal mengatakan, tindak pidana korupsi yang telah mencapai puncak dan menjadi budaya baru di Indonesia, tidak lagi berkisar pada proyek yang harus dilakukan oleh pemerintah, tapi sekarang telah merambah pada tingkat kebijakan, keputusan seperti membuat peraturan hingga bentuk perundang-undangan yang dipesan sesuai dengan pemberi uang yang menginginkan pesanan tersebut.
“Tindak pidana korupsi yang telah memasuki wilayah kebijakan ini, mengisyaratkan upaya untuk melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia harus lebih serius dilakukan, karena bisa merusak sistem dan tata aturan serta perundang-undangan yang telah dijadikan komoditas perdagangan yang diperjual-belikan. Akibatnya, tentu saja tidak cuma menjadi ancaman bagi pemerintah akan mengalami kegagalan, tetapi lebih dari itu akan semakin menyengsarakan hidup rakyat,” ujarnya.
“Penegakan hukum yang tegas bagi para koruptor, akan memberikan kepastian bagi dunia usaha dan investor, sehingga Indonesia semakin dipercaya sebagai negara dengan iklim ekonomi yang adil, stabil, dan berdaya saing. Perilaku koruptif harus kita berantas sampai akar-akarnya,” pungkas Rizal.
[rus/red]












