Marselinus Mian, Sang Maestro Penjaga Nilai-nilai Tradisi Budaya Dayak

KINERJAEKSELEN.co, Jakarta – Pelestarian budaya Dayak bukan hanya menjaga tradisi masa lalu, tetapi juga upaya merawat identitas kebangsaan (NKRI) dan keseimbangan antara pembangunan modern dengan kearifan lokal.

Komitmen itulah yang dilakukan Marselinus Mian, SE.,MM. Ia tak lelah, penuh dedikasi dalam menjaga marwah budaya warisan leluhur.

Di tengah gempuran modernisasi, Marselinur Mian berdiri kukuh sebagai benteng kearifan lokal. Konsistensinya dalam merawat adat istiadat, mengajarkan kesenian tradisi kepada generasi muda, dan menjaga eksistensi kekayaan budaya, menjadikan beliau inspirasi sejati bagi kita semua.

“ Kebudayaan telah mengajarkan kita tentang nilai-nilai cinta kasih. Tentang harmoni hidup, tentang hidup bertoleransi, dan tentang nilai-nilai kemanusiaan itu sendiri,” kata Marselinus Mian suatu ketika.

Menurut Mian, demikian karib disapa,  menjaga budaya adalah menjaga wasiat leluhur, upaya sadar untuk merawat identitas, nilai-nilai luhur, serta kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

“ Ini bukan hanya soal melestarikan benda fisik, tetapi juga perilaku, bahasa, kepercayaan, dan tradisi yang menjadi jati diri bangsa,” ungkapnya.

“Melestarikan adat budaya adalah bagian dari menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan melestarikan budaya, kita tidak hanya menghormati nenek moyang, tetapi juga memperkuat fondasi kebudayaan Indonesia di tengah era globalisasi,” ujarnya.

Karena perjuangannya, dedikasinya, kini budaya Dayak telah berkembang luas di berbagai negara seperti Malaysia, Brunai, Kalimmantan Tengah, Kalimantan Timur, Kaltara, dengan jumlah anggota mencapai ratusan ribu.

Marselinus Mian, adalah sosok yang tidak hanya mencintai warisan leluhur, tetapi berdedikasi tinggi untuk menghidupkannya dalam denyut nadi kehidupan modern. Melalui tangan dingin dan komitmen tanpa batas, beliau telah berhasil menggerakkan komunitas, mendokumentasikan nilai-nilai luhur, dan memastikan api kebudayaan tetap menyala bagi generasi mendatang.

Dedikasi, Konsistensi, dan Inspirasi yang  luar biasa dalam pelestarian dan pengembangan budaya daerah/nasional, mengantarkan Marselinus Mian meraih anugerah Kinerja Award 2026, kategori Tokoh Penggerak Kebudayaan dan Pariwisata 2026.

[Jagad]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *