Purbaya Prediksi Perang AS dengan Iran Akan Berlangsung Lama

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa [Foto dok. Kemenkeu]

JAKARTA, KINERJAEKSELEN.co – Konflik AS-Iran kembali memanas. Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat menyita kapal kargo Iran dan insiden di Selat Hormuz, yang memicu kekhawatiran perang terbuka. Harga minyak dunia melonjak, sementara ancaman serangan militer berpotensi berdampak besar pada stabilitas global dan ekonomi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi, perang yang terjadi antara Amerika Serikat dengan Iran akan berlangsung lama.

Purbaya juga menilai, kalau kondisi global yang terjadi saat ini masih penuh dengan ketidakpastian sehingga menyebabkan perekonomian dunia berjalan lambat.

“Sekarang terjadi ketidakpastian yang enggak jelas. Perang belum jelas, ekonomi dunia melambat, sentimen gampang terbalik,” kata Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Selasa (21/4), dikutip dari pasardana.id, Rabu [22/4/2026].

Kesimpulan tersebut diutarakannya usai melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Amerika Serikat pakan lalu.

Dalam kunker tersebut, Menkeu menceritakan bagaimana Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent mengimbau para menteri keuangan maupun gubernur bank sentral untuk bertindak mengantisipasi perang di Timur Tengah.

Purbaya kemudian menyimpulkan kalau perjanjian antara AS dan Iran tidak akan pernah tercapai.

Sebab, AS dinilainya memposisikan Iran sebagai negara yang kalah perang.

“Kelihatannya sih perjanjiannya enggak akan pernah tercapai, karena mereka memposisikan Iran sebagai negara yang kalah perang. Kalau begitu mah kapan ketemunya?” lanjut Purbaya.

Karena itu, dirinya berpendapat kalau perang AS vs Iran akan berjalan lebih lama.

Menkeu Purbaya memprediksi konflik tersebut baru akan selesai September 2026, yang berdekatan dengan Pemilihan Umum AS.

“Jadi saya pikir masih akan lama ini, mungkin sampai September ya, karena mereka harus selesaikan perang sebelum pemilihan di sana,” sebutnya, seperti dikutip dari pasardana.id, Rabu [22/4/2026].

[Nug/rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *