JAKARTA, KINERJAEKSELEN.co – Limen AK Lingai, tokoh penggerak kebudayaan Bengkayang secara konsisten terus mendedikasikan hidupnya demi menjaga eksistensi adat di tengah modernisasi global.
Dedikasi tanpa henti dalam merawat tradisi suku adat di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia ini berhasil membuahkan penghargaan prestisius tingkat nasional, Kinerja Ekselen Award II-2026.
Penghargaan diterima Limen AK Lingai, melalui wakilnya Jeling Jagoi, di Hotel Santika Depok, Jumat 31 Juli 2026.
“ Terima kasih atas apresiasi yang luar biasa ini. Penghargaan ini bukan sekedar seremoni, melainkan simbol kebangkitan Masyarakat adat untuk lebih mencintai budayanya sendiri,” kata Jeling Jagoi, usai menerima penghargaan.
Penganugerahan ini, kata Jeling, diharapkan mampu memotivasi generasi muda Dayak Bidayuh untuk terus menjaga budayanya dan mengharumkan nama bangsa di kancah nasional maupun internasional.
Dalam perbincangan dengan Pemimpin Redaksi Strateginews.id, di Bengkayang beberapa waktu lalu, Limen berujar, bahwa budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan identitas berbangsa yang harus diwariskan secara aktif kepada generasi muda.
“ Saya tak kenal lelah menghidupkan kembali ruang-ruang kebudayaan di wilayah Bengkayang demi memastikan peradaban luhur Dayak Bidayuh tetap tegak berdiri melintasi zaman,” kata Limen.
CEO Kinerja Group Risdiana Wiryatni mengatakan, Limen AK Lingai sangat tepat untuk menerima penghargaan Kinerja Ekselen Award ini.
“ Bapak Limen sangat konsisten untuk terus menghidupkan adat budaya Dayak Bidayuh. Sebagai tokoh adat, beliau memiliki jasa besar dalam melestarikan tradisi, menjaga nilai-nilai luhur budaya, sehingga tetap bertumbuh dan Lestari di tengah tantangan global seperti saat ini,” kata Risdiana.
[Jgd]











