Catatan Risdiana Wiryatni *)
Hari ini, umat muslim di seluruh penjuru dunia, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Peringatan Maulid Nabi ini, menjadi momentum penting bagi kita umat muslim, untuk menghijrahkan diri kita, menjadi pribadi muslim yang lebih baik, dengan meneladani Rasulullah SAW.
Maulid Nabi memiliki banyak hikmah, seperti mendorong membaca sholawat, ungkapan kegembiraan, rasa syukur, mengajarkan kedermawanan, keadilan, meneguhkan rasa cinta kepada Rasulullah, meneladani perilaku baik Rasulullah, dan melestarikan ajaran Rasulullah.
Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum yang sangat istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Diperingati pada tanggal 12 Rabiul Awal setiap tahunnya, ini merupakan tanggal kelahiran Rasulullah SAW di Kota Mekah.

Tentunya hari tersebut merupakan sesuatu yang istimewa, khususnya masyarakat di Indonesia. Maka Maulid Nabi dijadikan hari libur nasional setiap tahunnya. Tahun ini Maulid Nabi jatuh pada hari Kamis, 28 September 2023.
Meski diperingati setiap tahunnya, masih banyak orang-orang yang belum mengetahui makna dari pelaksanaan Maulid Nabi itu sendiri. Banyak hikmah yang bisa kita petik, diantaranya mendorong agar senantiasa kita selalu bersyukur dan menyebarkan kebaikan-kebaikan dan suri tauladan dalam kehidupan sehari-hari sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah.
Semasa hidupnya, Rasulullah tidak pernah menyerah untuk menjadi teladan yang baik bagi umatnya. Beliau bersama para sahabatnya senantiasa mengajarkan bahwa Islam merupakan agama yang menyebarkan kebaikan bagi pemeluknya.
Mengingat Perjuangan Nabi Muhammad
Dahulu, Rasulullah melakukan syiar Islam melalui dua fase yang berbeda. Fase pertama, melakukan syiar secara sembunyi-sembunyi yang berlangsung selama 3 tahun pertama di masa kenabian. Nabi Muhammad melakukan dakwah kepada orang-orang terdekat terlebih dahulu, seperti keluarga, dan para sahabat.
Setelah itu, turunlah wahyu surat Al-Mudatsir ayat 1-7 untuk melakukan syiar Islam secara terang-terangan. Ketika melakukan syiar secara terbuka, desakan dari kaum Quraisy semakin kencang. Saat peristiwa Isra Miraj, kaum Quraisy tidak segan untuk menuduh bahwa apa yang dilakukan Nabi Muhammad adalah sebuah kebohongan.
Namun Nabi Muhammad tidak menyerah begitu saja, dengan dukungan dari para sahabat dan kerabat terdekat, Rasulullah menjadi tangguh dan strategis dalam melakukan perjuangannya. Maka perayaan Maulid Nabi ini menjadi momentum untuk mengingat perjuangan Nabi Muhammad untuk berdakwah, bahwa Islam membawa kebaikan dengan berpedoman kepada Al-Quran dan Hadits.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kita diajarkan untuk selalu memperkuat keimanan kita. Maulid Nabi Muhammad SAW yaitu melantunkan dzikir dan doa. Salah satu manfaat dari mengumandangkan shalawat kepada Rasulullah SAW adalah mendapatkan syafaat di akhirat kelak.
Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW
Banyak sekali hikmah yang dapat kita ambil dari Maulid Nabi Muhammad SAW. Berikut lima hikmah yang dapat kita petik dari memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW.
- Kedermawanan Serta Kemurahan Hati
Nabi Muhammad Saw dikenal sebagai sosok yang sangat dermawan dan murah hati. Hikmah pertama yang bisa kita petik adalah pentingnya berbagi dan berbuat baik terhadap sesama manusia.
- Kesederhanaan
Meskipun beliau merupakan seorang pemimpin, Namun Nabi Muhammad hidup dengan penuh kesederhanaan. Ini mengajarkan kepada kita semua, agar tidak terlalu terpaku pada materi dan menjalani kehidupan sederhana dengan penuh rasa syukur.
- Keadilan
Nabi Muhammad SAW menjadi contoh paling sempurna sebagai seorang pemimpin yang adil. Hikmah yang dapat kita ambil adalah, pentingnya memperlakukan semua orang secara adil, tanpa memandang suku, ras, dan agama.
- Ketekunan
Walau Menghadapi berbagai cobaan dan tantangan dalam menjalani kehidupannya, Nabi Muhammad SAW tetap bersikap sabar dan tekun dalam menjalani tugas-tugasnya. Ini mengajarkan kepada kita semua, agar tetap teguh dan bersabar dalam menghadapi ujian kehidupan.
- Rasa Cinta dan Kasih Sayang
Hikmah terbesar dari semua adalah pesan cinta dan kasih sayang yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Ini merupakan fondasi dari ajaran Islam dan hikmah utama yang bisa kita ambil dari Maulid Nabi.
Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum yang baik untuk merenungkan ajaran-ajaran dan hikmah-hikmah ini. Serta mencoba menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
[disarikan dari berbagai sumber]
*) Owner Kinerja Ekselen Group.












