Berita  

Akbar Faisal Kritik Blusukan Wapres Gibran Pantau Antrean di SPBU di Palangkaraya

Wapres Gibran mendatangi dan mengecek langsung antrean bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Jalan Tjilik Riwut Km 12, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Jumat (11/9/2026).

JAKARTA, KINERJAEKSELEN.co – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menuai kritik usai mendatangi dan mengecek langsung antrean bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Jalan Tjilik Riwut Km 12, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Jumat (11/9/2026).

Politisi senior Akbar Faisal mengatakan, persoalan antrean bahan bakar minyak [BBM] tak cukup ditangani dengan datang langsung ke Lokasi.

Kata Akbar, Gibran harus mennggunakan kewenangannya untuk mengumpulkan pejabat terkait, mencari akar masalah, membagi tanggung jawab dan mengawal Solusi.

Mantan politisi Nasdem ini pun lantas mengajarkan cara, yang menurutnya tepat bagi Gibran dalam menjalankan peran sebagai wakil presiden yang mendampingi presiden Prabowo Subianto.

“Kuajarkan caranya: Panggil Menteri @KementerianESDM, Kapolri, Menteri @KemenkeuRI dan K/L terkait. Tanyakan, kenapa masalah ini berulang, apa jalan keluarnya, di mana hambatannya, siapa bertanggung jawab apa, mana skala prioritas, dll,” kata Akbar melalui akun X pribadinya, dikutip dari wartaekonomi.co.id, Minggu (13/9).

Akbar menekankan bahwa respon cepat diperlukan, karena antrean BBM berdampak langsung pada Masyarakat.

Akbar tak hanya meminta Gibran berkoordinasi dengan Kementerian dan Lembaga, ia juga menyarahkan agar persoalan antrean bahan bakar minyak dijadikan bahan evaluasi terhadap kinerja para Menteri.

“Catatan: jadikan kejadian ini bahan untuk mengukur kinerja Menteri. Usulkan ke presiden untuk mengganti Menteri gombal,” lanjutnya.

Menurut Akbar, pola kunjungan tersebut tak bisa membantu menyelesaikan masalah, hanya sebuah manuver untuk mendulang popularitas saja.

“Begini cara wapres yang bisa membantu. Berkunjung tanpa agenda penyelesaian seperti ini hanya menyenangkan kelompok pendukung Anda yang tak sabar menunggu 2029,” tandasnya.

[WE/red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *