KINERJAEKSELEN.co, Jakarta – Memperingati Hari Buruh se Dunia (May Day) massa buruh mulai memadati kawasan patung kuda, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2024).
Ribuan buruh yang hadir, berasal dari berbagai elemen buruh, dengan membawa bendera kelompok/serikat buruh.
Dari mobil komando, seorang orator memkikkan semangat perjuangan buruh dan mengkritik kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan buruh.
Dari pantauan di lapangan, sejumlah bendera serikat buruh berkibar, diantaranya Federasi Serikat Buruh Militan, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia, hingga Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani.
Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga dialihkan, mengingat ada penutupan jalan di Jalan Merdeka Selatan dan Jalan Merdeka Barat.
Menurut Ketua KSPSI Andi Gani, bakal ada puluhan ribu buruh dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi hingga Banten yang ikut aksi.
“ Kita akan mengerahkan massa sampai estimasinya mencapai 48.200. Aksi akan dilakukan jam 10.00 pagi di Patung Kuda. Kita akan melakukan aksi besar dan damai,” kata Andi Gani kepada wartawan.
Dalam aksi ini, kata Andi, ada empat tuntutan yang dibawa massa buruh dalam aksi tersebut. Pertama, mencabut klaster ketenagakerjaan di omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja.
Kedua, menolak upah murah. Ketiga, menolak outsourcing dan keempat meminta perlindungan buruh migran.
“Mencabut klaster ketenagakerjaan di omnibus law, menghapus upah murah, menolak UU outsourcing dan perlindungan buruh migran. Itu beberapa tuntutan utama kami yang akan disampaikan saat Mei nanti,” ujar dia.
[nur/red]








