KINERJAEKSELEN.co, Cirebon – Praktik pungutan liar (pungli) di sekolah-sekolah Cirebon dan sekitarnya terus menjadi permasalahan serius di awal tahun 2025. Salah satu modus yang sering digunakan adalah mengatasnamakan keputusan komite sekolah dalam pelaksanaan kegiatan outing class. Kegiatan yang seharusnya menjadi sarana edukatif ini malah dimanfaatkan untuk membebani orang tua dengan berbagai pungutan.
Outing class, yang bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar di luar kelas seperti di taman, museum, atau lokasi wisata, pada dasarnya memiliki banyak manfaat. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan motivasi belajar, menambah pengetahuan, serta mengembangkan keterampilan sosial dan kepercayaan diri siswa. Namun, kenyataannya banyak sekolah yang memilih destinasi luar kota seperti umumnya Yogyakarta, dengan biaya yang tidak sedikit, membebani orang tua siswa.
Lebih ironis lagi, masih adanya laporan, siswa yang tidak ikut outing class tetap dikenakan biaya penuh atau setengah, menimbulkan rasa ketidakadilan. Pemerintah sudah menghimbau agar kegiatan ini dilaksanakan di wilayah lokal untuk mengurangi beban biaya dan mencegah praktik pungli, namun himbauan tersebut kerap diabaikan.
Beberapa sekolah diduga bekerja sama dengan Event Organizer (EO) tour and travel untuk mencari keuntungan dari kegiatan ini. Praktik ini sering kali mengabaikan keselamatan, dengan menggunakan kendaraan yang sudah tua, namun dimodifikasi agar nampak kendaraan buatan baru, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan. Kondisi ini memperlihatkan lemahnya pengawasan dari Dinas Pendidikan Cirebon, yang seolah tutup mata dan telinga terhadap masalah ini.
Sebagai solusi, Dinas Pendidikan diharapkan lebih tegas dalam pengawasan dan penegakan aturan. Cirebon sendiri memiliki banyak lokasi bersejarah dan kebudayaan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan outing class, seperti situs-situs yang berkaitan dengan tokoh, agama, tradisi, dan kebudayaan lokal. Kegiatan di dalam kota tidak hanya lebih ekonomis tetapi juga memberikan pembelajaran yang mendalam tentang kekayaan sejarah dan budaya Cirebon.
Pihak sekolah seharusnya lebih bijak dalam merencanakan kegiatan edukatif agar sejalan dengan tujuan pembelajaran dan tidak membebani orang tua. Dengan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan praktik pungli di sekolah-sekolah Cirebon dapat dihentikan, dan kegiatan edukatif seperti outing class benar-benar membawa manfaat bagi siswa tanpa menjadi ladang pungli.
[ NIKO ]












