Setelah Banjir Kritik, KPK Jebloskan Lagi Gus Yaqut ke Rutan

Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK [Foto Google/ist]

KINERJAEKSELEN.co, Jakarta – Drama tahanan rumah, eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qaumas berakhir sudah. Setelah memicu kegaduhan publik dan menuai banjir kritik, akhirnya Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] menjebloskan kembali tersangka korupsi kuota haji ini ke balik jeruji besi.

Publik meradang, KPK dinilai tidak transparan dan memberi ‘hak istimewa’ terhadap Yaqut untuk menikmati Idul Fitri bersama keluarganya dengan mengalihkan status sebagai tahanan rumah.

Rabu [25/3/2026] Gus Yaqut kembali menjalani pemeriksaan KPK pasca penahanan kembali. Ia dicecar selama tiga jam di lantai atas Gedung Merah Putih.

Usai menjalani pemeriksaan, Yaqut tidak banyak komentar. Ia mempersilahkan wartawan untuk langsung bertanya ke penyidik terkait materi pemeriksaan.

“ Alhamdulillah sudah lancar pemeriksaannya. Kalau soal materi langsung tanyakan ke penyidik, jangan ke saya,” kata Yaqut lesu, sembari digiring ke mobil tahanan.

Ketika wartawan mencoba bertanya tentang detil pemeriksaan, Yaqut berdalih, bahwa kondisi kesehatannya sedang tidak prima.

“Izin ya, saya sakit,” jawabnya singkat sebelum pintu mobil tahanan tertutup rapat.

Rampungkan Berkas Penyidikan

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengkonfirmasi bahwa pemeriksaan intensif terhadap Gus Yaqut merupakan langkah progresif untuk segera merampungkan berkas penyidikan.

KPK ingin segera melimpahkan kasus rasuah kuota haji tambahan periode 2023-2024 ini ke meja hijau.

Penyidik juga tengah membidik aktor intelektual lain  yang diduga ikut menikmati dana haram tersebut.

“ Pemeriksaan ini untuk mendalami kemungkinan adanya pihak-pihak lain yang punya peran sentral tindak pidana korupsi yang dimaksud,” kata Budi.

Sebelumnya publik sempat geger usai KPK memindahkan tersangka korupsi kuota haji Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah.

KPK dianggap memberikan keistimewaan terhadap eks Menteri Agama itu dan tidak transparan.

Keberadaan Yaqut yang menghilang dari Rutan KPK, awalnya diungkap oleh istri mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer [Noel], Silvia Rinita, usai menjenguk Noel saat momen lebaran, Sabtu [21/3/2026].

“Ini sih, tadi sih sempet nggak ngelihat Gus Yaqut ya. Infonya sih, katanya keluar hari Kamis malam,” kata Silvia di Rutan KPK, Sabtu [21/3].

Sontak, menghilangnya Yaqut dari Rutan KPK menjadi pertanyaan tahanan KPK lain.

[jgd/rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *