Direktur P3S Jerry Massie: Jika MK Ubah Batas Usia Capres, Gibran Masuk Sandiaga Merana

Jerry Massie

KINERJAEKSELEN.co, Jakarta – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menyatakan formasi capres-cawapres 2024 nampaknya akan ditentukan setelah adanya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan batas usia calon presiden dari 40 tahun menjadi 35 tahun.

Pasalnya, jika MK meloloskan gugatan tersebut, maka peluang putra presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka akan dimungkinkan menjadi calon wakil presiden.

Jika MK meloloskan gugatan tersebut, Jerry meyakini anak sulung dari pasangan Jokowi-Iriana ini akan diplot mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 nanti.

“MK kabulkan gugatan usia capres-cawapres, Gibran dipersiapkan PDIP dan Jokowi untuk ditandemkan dengan Ganjar,” kata Jerry Minggu (6/8/2023).

Ia menjelaskan, dinamika politik yang dipertontonkan oleh PDIP yang memanggil Gibran karena bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan juga langkah Jokowi yang seakan mendukung pencapresan Prabowo adalah drama politik.

“Saya duga ini sudah gimmick politik yang dimainkan PDIP dan Jokowi, saat Gibran dipanggil PDIP saat bertemu Prabowo. Intinya Prabowo cuma di PHP-in,” ucapnya.

Ia menjelaskan, alasan utama PDIP menduetkan Ganjar-Gibran agar capres dan cawapres berasal dari internal partai. Sedangkan majunya Gibran, sambung Jerry, tentunya dipersiapkan untuk menjaga trah Jokowi.

Atas masuknya Gibran menjadi cawapres Ganjar, maka peta koalisi bisa berubah dan ada sejumlah tokoh yang selama ini disurvei layak menjadi cawapres dari Ganjar maupun Prabowo akan meratapi nasib.

“Yang pasti Sandiaga Uno akan merana karena tidak jadi cawapresnya Ganjar. Sementara Cak Imin (Muhaimin Iskandar) berada di persimpangan jalan, karena Prabowo sangat mungkin bisa dipasangkan dengan Erick Thohir ataupun Airlangga Hartarto yang sebelumnya juga digadang menjadi cawapresnya Ganjar,” ujarnya.

“Dan dari ketiganya itu siapa yang akan menjadi Cawapresnya Prabowo itu tentunya ditentukan dengan siapa kuat logistiknya,” sambungnya.

Jika Erick Thohir yang maju menjadi Cawapres Prabowo, menurut Jerry, tentunya Partai Amanat Nasional (PAN) akan ikut merapat ke Prabowo. “Sehingga kekuatan pendukung Prabowo tentunya akan lebih besar,” bebernya memungkasi.

[nug/red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *