Daerah  

Syarifuddin Hafid: Program Berani Cerdas, Strategi Penguatan SDM Melalui Pendidikan

Wakil Ketua I DPRD Sulteng Syarifuddin Hafid,SH

KINERJAEKSELEN.co, Palu – Penguatan SDM (Sumber Daya Manusia) daerah melalui pendidikan merupakan strategi kunci untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja, mempercepat pembangunan lokal, dan mengurangi kesenjangan regional.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua II DPRD Sulawesi Tengah H. Syarifuddin Hafid,SH, ketika diminta pendapatnya terkait program “ Berani Cerdas” yang digagas Gubernur Sulteng Anwar Hafid

“ Program Berani Cerdas harus kita dukung. Program Berani Ceras membangun dan memperbaiki infrastruktur pendidikan di Sulawesi Tengah khususnya daerah terpencil, seperti sekolah, perpustakaan, dan akses internet. Memberikan beasiswa atau bantuan biaya pendidikan bagi masyarakat kurang mampu berupa pembebasan seluruh biaya pendidikan di tingkat SMA, SMK dan sederajat serta SLB,” kata Syarifuddin Hafid, Rabu [16/4/2024]

“  Pendidikan yang berkualitas dan merata akan menciptakan SDM daerah yang kompetitif, inovatif, dan mampu mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Syarifuddin Hafid, membangun sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan sektor pendidikan memerlukan pendekatan strategis dan terintegrasi. Membangun sumber daya manusia melalui penguatan sektor pendidikan memerlukan pendekatan strategis dan terintegrasi.

Agar program tersebut bisa berjalan sesuai harapan, kata Syarifuddin, pemerintah harus fokus pada pemerataan melalui kebijakan afirmatif, Monitoring dan evaluasi ketat terhadap implementasi program, serta melibatkan komunitas lokal untuk mendukung ekosistem pendidikan.

Diketahui, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, menggulirkan program “ Berani Cerdas” melalui program strategis bidang pendidikan.

Melalui program Berani Cerdas, Pemprov Sulteng juga memberikan bantuan beasiswa kepada sekitar 30 ribu orang masyarakat Sulawesi Tengah untuk menerima beasiswa di semua jenjang kuliah yang sesuai dengan jurusannya.

Program ini, mendapat respon positif dan dukungan dari masyarakat Sulawesi Tengah, sebagai solusi untuk mengikis kesenjangan pendidikan, sekaligus mempersiapkan SDM tangguh yang nantinya diharapkan bisa berkontribusi untuk membangun Sulteng.

[Jgd/red]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *