Kedaulatan Energi: Bahlil Setop Ekspor Listrik ke Singapura, Danantara Dilarang Terima Lobi

Foto ilustrasi Kementerian ESDM

JAKARTA, KINERJAEKSELEN.CO — Pemerintah Indonesia mengambil langkah tegas dalam menjaga ketahanan daya domestik. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, secara resmi memutuskan untuk menghentikan seluruh rencana aliran dan ekspor listrik ke Singapura. Langkah berani ini diambil guna memastikan bahwa pasokan energi nasional sepenuhnya dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan industri dan masyarakat di dalam negeri terlebih dahulu.

Bersamaan dengan keputusan tersebut, larangan keras juga diberlakukan bagi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) agar tidak menerima atau melayani segala bentuk lobi dari pihak asing terkait konsesi proyek ketenagalistrikan lintas negara ini.

Prioritas Mutlak untuk Domestik

Keputusan penghentian ekspor listrik ini didasari oleh komitmen strategis pemerintah dalam memperkuat hilirisasi dan industrialisasi nasional yang memerlukan dukungan daya listrik yang masif dan stabil. Menteri ESDM menekankan bahwa kedaulatan energi tidak boleh dikompromikan demi kepentingan komersial jangka pendek di luar negeri, terutama di tengah dinamika ketidakpastian pasar energi global saat ini.

Fokus Hilirisasi: Seluruh produksi daya dari pembangkit listrik, termasuk yang berbasis energi baru terbarukan (EBT), akan diprioritaskan untuk menyokong kawasan industri strategis di dalam negeri.

Proteksi Infrastruktur: Pembatasan ini memastikan keandalan jaringan transmisi nasional tetap terjaga tanpa terbagi oleh beban distribusi ke negara tetangga.

Danantara Ditutup dari Intervensi Lobi

Guna mengawal kebijakan ini agar berjalan tanpa hambatan, pemerintah membentengi lembaga investasi Danantara dari segala bentuk intervensi pihak luar. Danantara dilarang keras membuka ruang negosiasi atau menerima lobi dari korporasi maupun perwakilan asing yang mencoba menghidupkan kembali proyek ekspor listrik tersebut.

Langkah penguncian ini dinilai penting untuk menjaga integritas kelembagaan serta memastikan arah investasi Danantara tetap sejalan dengan visi besar pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi yang berdaulat dan bersih dari pengaruh kepentingan eksternal.

[Jgd/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *