KINERJAEKSELEN.co, Lampung – Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda kembali dilaporkan mengalami aktivitas vulkanik berupa erupsi pada hari ini, Minggu (18/10/2026). Peningkatan aktivitas ini memicu dikeluarkannya imbauan agar masyarakat dan wisatawan tidak mendekati area kawah dalam radius aman yang telah ditentukan.
Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Anak Krakatau, kolom abu vulkanik teramati membubung tinggi di atas puncak kawah dengan intensitas tebal yang condong mengarah ke salah satu sisi mata angin. Dentuman lemah hingga sedang juga sempat terdengar dari pos pemantauan terdekat.
Pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengonfirmasi bahwa status Gunung Anak Krakatau saat ini tetap berada pada level yang membutuhkan kewaspadaan tinggi. Pihak berwenang meminta para nelayan, nakhoda kapal, serta wisatawan lokal maupun mancanegara mematuhi rekomendasi keselamatan demi menghindari material vulkanik berbahaya.
“Masyarakat di pesisir pantai sekitar Selat Sunda diharapkan tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu-isu yang tidak benar mengenai peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Pantau selalu informasi resmi dari PVMBG dan BMKG,” tulis pernyataan resmi otoritas terkait.
Hingga berita ini diturunkan, tim penanggulangan bencana daerah bersama instansi terkait terus melakukan monitoring berkala dan bersiaga guna mengantisipasi segala kemungkinan dampak lanjutan dari aktivitas vulkanik tersebut.
(Red)












