KINERJAEKSELEN.co, Pontianak Kalbar– Pj.Gubernur Kalbar dr. Harisson, M.Kes., menyerahkan bantuan beras untuk Korban banjir di Kabupaten Landak sebanyak 62.470 kg atau 62,47 ton beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD).
Penyerahan bantuan beras tersebut diterima oleh Pj. Bupati Landak, Samuel, SE. M.Si didampingi Kadis DPPKP, Sahbirin, ST, MT dan Kalak BPBD Kabupaten Landak, Herman Masnur, SE, MT di depan kantor Gubernur Kalbar Jumat (16/02/2024) itu untuk membantu warga terdampak banjir di Kabupaten Landak yang terjadi pada Januari 2024.
Bantuan beras tersebut berdasarkan usulan Pj. Bupati Landak yaitu Surat Nomor 800.1.12.4/DKPP-BKP tanggal 16 Januari 2024 tentang Permohonan Bantuan Pangan Pokok (Beras).
Pj.Gubernur Kalbar dr. Harisson menyampaikan bahwa Provinsi Kalimantan Barat merupakan wilayah yang terletak di daerah khatulistiwa, yang dipengaruhi oleh perubahan iklim musson. Dengan terjadinya gejala perubahan iklim global saat ini, perubahan iklim ekstrim semakin sering terjadi.
” Hal ini ditandai dengan terjadinya intensitas hujan yang sangat besar pada musim penghujan yang menimbulkan bencana banjir,” ujar Harisson.
Cadangan pangan merupakan sumber pangan penting untuk menjaga stabilitas pasokan pangan pada saat di luar musim panen dan di daerah defisit pangan, dan di masa-masa terganggunya produksi dan atau distribusi maupun akses pangan masyarakat baik akibat dari bencana alam maupun akibat bencana sosial dan disalurkan pasca bencana untuk mengantisipasi kondisi rawan pangan.
Dengan penduduk yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Barat, maka seyogyanya cadangan pangan juga tersebar untuk menjangkau seluruh penduduk, sehingga idealnya cadangan pangan ada dan dikelola di setiap Kabupaten/Kota, bahkan lebih strategis lagi ada di setiap desa.
Untuk itu, pemerintah daerah Kabupaten maupun Provinsi secara berkelanjutan harus dapat menyediakan anggaran yang memadai untuk memenuhi kebutuhan cadangan pangan daerah berdasarkan rasio jumlah penduduk masing-masing.
Penyaluran bantuan sebesar 62,47 ton beras cadangan pangan pemerintah daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Landak, adalah langkah konkret kepedulian Pemerintah Provinsi dalam menjawab tantangan bencana alam yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim global.
Dalam hal ini, cadangan pangan menjadi strategis sebagai penyangga keberlangsungan hidup masyarakat saat terjadi gangguan produksi, distribusi, atau akses pangan akibat bencana.
Sejalan dengan itu, pentingnya strategi penyediaan dan pengelolaan cadangan pangan yang merata di setiap kabupaten/kota, bahkan hingga tingkat desa, menjadi prinsip utama dalam menjaga stabilitas pasokan pangan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan secara keseluruhan di Kalimantan Barat.
Adapun daerah yang terdampak banjir adalah terdapat di Kecamatan Ngabang, Kuala Behe, Meranti, Air Besar, Menyuke, Sengah Temila dan Sebangki. Sedangkan total korban banjir di daerah tersebut sebanyak 27.354 jiwa atau 7.494 KK, adapun masing-masing kepala keluarga menerima 10 kilogram.
(Man)











