STRATEGINEWS.co, Makassar – Rektor Universitas Teknologi AKBA Makassar (UNITAMA) Dr. Muhammad Arafah, S.Kom,M.T bersama Owner PT. Gallarang Digital Indonesia (GALLARIE) Abdul Latif jalin MoU Kolaborasi penyelenggaraan pengembangan sumberdaya manusia (SDM) lintas sektoral dirangkaikan dengan Wisuda program sarjana UNITAMA tahun akademik 2023-2024, Claro Hotel, Rabu, 13 Desember 2023.
MoU UNITAMA dan GALLARIE ini sebagai wujud program strategis bersama bahwa untuk menumbuhkan dan mengembangkan sumber daya manusia dibutuhkan sebuah kolaborasi lintas stakeholders antara Perguruan Tinggi dengan Korporasi.
Menurut Rektor UNITAMA Dr. Muhammad Arafah, S.Kom, M.T menjelaskan bahwa ada 5 bidang studi yang dibuka yakni Teknik Informatika (S1), Sistem Informasi (S1), Bisnis Digital (S1), Teknologi Informasi (S1), dan Pendidikan Teknologi Informasi (S1). Bahwa untuk membangun dan mengembangkan SDM perlu kolaborasi. Sinergitas dengan perusahaan serta stakeholders lainnya akan memberikan dampak positif bagi Perguruan Tinggi dan mitra.
Disampaikannya pula, untuk terus mengendorse berbagai langkah konkrit solutif di ranah pengembangan prioritas termasuk pengabdian pada masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi termasuk didalamnya implementasi Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka.
Tak hanya itu, selain mahasiswa, dosen-dosen yang ingin melakukan penelitian, knowledge sharing yang berhubungan dengan perusahaan juga diharapkan dapat membuka peluang sesuai dengan kebutuhan dan aturan perusahaan mitra, imbuhnya.
Sementara Owner PT. Gallarang Digital Indonesia (GALLARIE) yang juga selaku Dewan Pembina DPD PWRI (Persatuan Wartawan Republik Indonesia) wilayah Sulawesi Selatan Abdul Latif mengatakan, kita di sini menjalankan amanat konstitusi bahwa semua pelaku pembangunan tidak boleh jalan sendiri harus bersinergi satu sama lain dan berkolaborasi mengembangkan SDM ini sehingga menjadi dasar pijakan untuk diimplementasikan bersama.
” Kolaborasi ini linear (link and match) project GALLARIE dengan UNITAMA dibidang research and development (R & D), pelatihan, pengembangan pada small medium enterprise – digital Ecosystem (focussed industries), termasuk bagaimana membangun dan memberikan kontribusi besar bagi peningkatan SDM masing-masing bidang lintas sektor, mohon doa, harapannya,” kata Abdul Latif.
[nur/red]











