Ketegangan di Timur Tengah Memanas, Iran Tahan Dua Kapal di Selat Hormuz

Foto ilustrasi Meta AI

JAKARTA, KINERJAEKSELEN.co – Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas, setelah Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC)  menahan dua kapal kargo komersial di perairan strategis Selat Hormuz.

Dua kapal yang ditahan tersebut masing-masing bernama MSC Francesca dan Epaminondas, yang diketahui beroperasi di bawah perusahaan pelayaran global Mediterranean Shipping Company (MSC). Penahanan dilakukan dengan alasan pelanggaran aturan pelayaran serta dugaan keterkaitan dengan Israel.

Tindakan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menahan dua kapal tanker/kontainer asing di Selat Hormuz, di tengah ketegangan tinggi dengan Amerika Serikat, telah memicu kekhawatiran global yang serius.

Selat Hormuz adalah jalur vital distribusi energi dunia (sekitar 20% minyak dunia melintas di sini). Penutupan atau gangguan di jalur ini mengancam stabilitas energi global, berpotensi melambungkan harga minyak, dan meningkatkan biaya pengiriman barang secara global.

Mengutip laporan kantor berita Mehr, otoritas Iran menilai kedua kapal tersebut melanggar ketentuan maritim dengan mengganggu sistem navigasi dan berpotensi membahayakan lalu lintas kapal lain di jalur vital tersebut.

Insiden ini terjadi setelah serangkaian eskalasi, termasuk serangan udara Israel/AS terhadap Iran yang dimulai akhir Februari 2026, yang berujung pada ancaman penutupan Selat Hormuz oleh Iran sebagai balasan. Iran menegaskan blokade dilakukan sebagai respons terhadap blokade pelabuhan Iran oleh AS.

Situasi ini memicu kekhawatiran konflik terbuka yang lebih besar. AS menegaskan operasi militer mereka berlanjut, sementara kapal-kapal asing takut untuk melintasi jalur tersebut, menyebabkan kelangkaan pasokan dan lonjakan harga minyak di atas $100 per barel.

Sumber: Antara/Harian Jogja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *