Cara Meraih Kebahagiaan Hakiki

Syahril Syam

Oleh: Syahril Syam *)

Setiap manusia dikaruniai tiga potensi kekuatan atau daya, yang dengan itu manusia membentuk dirinya. Kekuatan yang pertama adalah kekuatan akal, yang dengan kekuatan ini kita bisa tahu mana yang benar dan mana yang salah, juga tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Dalam konteks neurosains, kekuatan akal ini dijalankan oleh otak kita, khususnya bagian otak besar (neo-korteks). Potensi kekuatan yang kedua adalah kekuatan hasrat/nafsu, dimana kekuatan ini mengarahkan kita untuk bisa bertahan hidup dan menjaga kelangsungan hidup di dunia. Makan, minum, seks, dan menginginkan sesuatu adalah bentuk aktualisasi dari kekuatan hasrat.

Dan potensi kekuatan yang ketiga adalah kekuatan amarah. Kekuatan ini membantu kita dalam mempertahankan diri terhadap serangan atau kesewenang-wenangan. Marah sesungguhnya bentuk protektif diri kita dari berbagai serangan dan tekanan yang datang.

Terkait ketiga potensi kekuatan/daya di atas, Sayyidina Ali bin Abi Thalib kw berkata, “Sesungguhnya Allah telah memberikan sifat malaikat dengan akal tanpa nafsu dan amarah, dan binatang dengan amarah serta nafsu tanpa akal. Dia memuliakan manusia dengan melimpahkan kepadanya seluruh unsur-unsur tersebut.

Oleh karena itu jika akal manusia menguasai nafsu dan kebuasannya, dia akan naik ke tingkat di atas malaikat. Tingkatan ini dicapai oleh manusia melalui ujian dan cobaan yang berat.” Ini berarti manusia memang dirancang untuk bisa naik level kesempurnaan jiwa melalui ujian dan cobaan. Dan ujian pertama manusia adalah dirinya sendiri (pengontrolan terhadap daya hasrat dan amarah).

Karena itu, jiwa manusia adalah medan atau tempat bertempurnya ketiga kekuatan tersebut. Karakteristik mana yang dominan dan menjadi sifat jiwa kita tergantung pada hasil dari pertempuran tersebut.. Dengan kata lain, yang mana di antara ketiga kekuatan tersebut yang akan menang, maka akan menentukan karakteristik dan kecenderungan jiwa. Itulah sebabnya mengapa sebagian jiwa manusia ada yang memiliki sifat seperti malaikat, sebagian memiliki sifat seperti hewan yang buas, dan sebagian lainnya bersifat kejam.

Ketiga kekuatan ini juga memiliki ciri kesenangan dan kesengsaraannya. Kesenangan merupakan suatu kondisi yang dialami oleh jiwa ketika ia merasakan sesuatu yang harmonis dengan keadaan alamnya sendiri. Sedangkan kesengsaraan dan penderitaan dirasakan ketika jiwa berhubungan dengan sesuatu yang tidak harmonis dengan alamnya. Karena kekuatan jiwa terbagi tiga, maka kesenangan dan kesengsaraan juga terbagi atas tiga kategori.

Kesenangan kecakapan akal terletak pada pencapaian ilmu pengetahuan tentang hakikat sesuatu, dan kesengsaraannya terletak pada ketidaktahuan mengenai ilmu pengetahuan tersebut. Kesenangan kecakapan hasrat dan nafsu adalah kenikmatan makanan, minuman, dan hubungan seksual, sedangkan kesengsaraannya terletak pada penolakan atas hasrat dan nafsu tersebut. Kesenangan kecakapan amarah terletak pada perasaan menjadi pemenang dan merasa puas ketika menguasai musuh dan bisa melakukan balas dendam. Kesengsaraannya terletak saat perasaan dikuasai dan dikalahkan.

Kebahagiaan hanya bisa diraih ketika kita melakukan apa yang menjadi kesenangan akal. Karena kesenangan akal tidak seperti kesenangan lainnya, yang dimiliki oleh tubuh dan sifat binatang, yang bersifat sementara dan tanpa nilai abadi. Kita mesti berusaha mencapai kesenangan yang dialami oleh kecakapan penalaran jiwa. Jenis ini banyak tingkatannya, dan yang tertinggi adalah yang dialami saat berada dekat dengan Sang Maha Sempurna, yang dicapai melalui cinta dan pengetahuan akan Sang Maha Sempurna, melalui usaha yang berkelanjutan untuk semakin dekat kepada-Nya.

Itulah sebabnya, kebahagiaan sejati tidak bisa dicapai kecuali semua kecakapan dan kekuatan jiwa disucikan dan dibentuk kembali. Kebahagiaan puncak dan sempurna hanya bisa diraih ketika kita membebaskan diri kita dari belenggu sifat dan kekuatan hewan, serta melangkah ke tangga berikutnya untuk menuju alam yang lebih tinggi.

@pakarpemberdayaandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *