Gerombolan geng motor latihan ala militer, warga Hamparan Perak resah!

KINERJAEKSELEN.co, Medan — Begal kerap membuat keonaran di tengah masyarakat maupun pengguna jalan. Aksi para begal sadis yang telah banyak menelan korban nyawa tak pandang bulu, yang dilakukan komplotan begal, kerap terjadi pada malam maupun dinihari.

Baru-baru ini, segerombolan begal melakukan latihan yang diam-diam difoto warga sekitar Desa Klumpang, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, kian meresahkan warga, seperti dikutip dari Matatelinga.com, Minggu (18/6/2023).

Menurut sumber, komplotan begal dan geng motor itu melakukan aksi latihan dalam jumlah besar di area perkebunan PTPTN II di antara tanaman tebu pada malam hari, dipandu pelatih atau ketua geng motor.

Sumber mengatakan, para pengikut komplotan begal dan geng motor yang berusia remaja mengikuti latihan layaknya prajurit TNI dengan melakukan tiarap dan latihan lainnya. Para pelatih atau ketua komplotan begal tak segan-segan menghajar mereka yang tergabung dalam latihan ini.

Menurut sumber, bagi remaja yang sudah bergabung tak bakal bisa keluar atau lepas dari pantauan para begal. Mereka akan melakukan penyiksaan yang amat sadis bagi anggota yang ketahuan mau keluar dari komplotan itu.

Sumber yang tak ingin dipublikasikan namanya demi keselamatan nyawanya, beserta warga sekitar, meminta kepada penegak hukum, khususnya Polsek Hamparan Perak dan Polres Pelabuhan Belawan, segera melakukan patroli rutin di area Klumpang maupun Klambir Lima yang rawan begal.

“Sudah banyak korban yang terjadi di sini karena komplotan selalu membawa senjata tajam, menghabisi korbannya dengan sadis, hingga tewas mengenaskan,” ujar sumber kepada pers.

Kebanyakan mereka yang melakukan kejahatan ini sudah menggunakan narkoba sehingga mereka tak berpikir panjang untuk menganiaya korban dengan sadis dan keji, tambah sumber.

Untuk itu, warga berharap TNI-Polri bisa segera melakukan sweeping pada malam hari, di tempat rawan begal dengan melakukan patroli rutin. Bila kedapatan segera diambil tindakan tegas dan terukur bagi para begal sadis tersebut. Jangan sampai warga menerapkan “hukum rimba” bagi para begal yang tertangkap tangan dengan membakarnya hidup-hidup.

Terkait dengan adanya latihan ala militer para begal di areal Klumpang, Kapolsek Hamparan Perak saat dikonfirmasi pers belum bisa tersambung.

(KTS/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *