Anindya Bakrie: Indonesia Harus Tampil Sebagai Pusat Transisi Energi Hijau Dalam Ekspo 2025 Osaka

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie [Foto TVOne news]

KINERJAEKSELEN.co, Jakarta – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menegaskan Indonesia harus tampil di panggung dunia sebagai pusat transisi energi hijau dalam Expo 2025 Osaka.

Dikatakan Anindya, Indonesia berpeluang menjadi “The Mecca of Decarbonisation” karena kekayaan sumber daya alam yang mendukung pengembangan energi terbarukan.

“Kalau menurut saya, dan teman-teman di Kadin, ini adalah strategic positioning. Bagaimana Indonesia itu bisa menjadi, bahkan kita kalau bermimpi, the mecca of decarbonisation. Ini syarat besarnya,” jelas Anindya, dalam Kick Off Meeting Keikutsertaan Indonesia pada Expo 2025 Osaka di Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Kamis (13/2).

“Karena ya, di bawah tanah kita ada mineral, di atas tanah kita bisa renewable energy, bisa protecting biodiversity,” sambung Anindya.

Anindya mengungkapkan, World Expo Osaka menjadi momentum strategis untuk memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang pro-ekonomi hijau.

Hal ini, kata dia, semakin penting di tengah dinamika global terkait perubahan iklim, termasuk dampak keluarnya Amerika Serikat di era Donald Trump dari Paris Accord/Agreement.

“Ekonomi berkelanjutan ini kan sekarang lagi diuji benar-benar. Terutama dengan pemerintah Amerika, Presiden Trump keluar dari Paris Accord. Nah, ini dampaknya lumayan ya. Jadi kita mesti juga bersikap, Indonesia mau berdiri di mana,” tegasnya.

Anindya berujar, Indonesia harus memanfaatkan panggung internasional di Osaka untuk menarik investasi di bidang energi hijau.

Kadin, kata dia, siap bekerja sama penuh dengan pemerintah dengan strategi “total football” untuk memastikan Indonesia tampil maksimal.

“Sekarang kembali ke World Expo ini, gimana caranya teman-teman di Kadin bisa bekerjasama dengan pemerintah, total football, supaya kita tampil lah di World Expo ini,” jelasnya.

Selain itu, Kadin juga menyiapkan program business forum bersamaan dengan International Day Indonesia di Expo Osaka pada akhir Mei 2025. Forum ini diharapkan mampu membuka pintu investasi dan perdagangan baru, khususnya di sektor berkelanjutan.

“Tujuannya ya untuk kita juga selain tadi berdagang, bisa attract investment,” kata Anindya.

(sumber: TVOne)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *