KINERJAEKSELEN.co, Donggala – Pemerintah Kabupaten Donggala kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten Donggala tahun 2025.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Donggala, Gosal Syah Ramli, menyampaikan telah disepakati berbagai usulan program dan kegiatan rutin yang akan dilaksanakan pada tahun 2025 mendatang.
Usulan-usulan tersebut mengutamakan isu-isu strategis di Kabupaten Donggala, yang berasal dari desa dan telah dibahas dalam Musrenbang tingkat kecamatan.
Lebih dari 700 usulan telah ditanggapi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, namun angka tersebut masih bersifat indikatif dan akan melalui proses penjabaran lebih lanjut dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD).
Dalam Musrenbang, terdapat 3 isu hangat yang menjadi pembahasan utama, yaitu persoalan stunting dan kemiskinan, posisi geografis Kabupaten Donggala yang berhadapan dengan kota IKN, dan perluasan kemampuan fiskal daerah.
Menanggapi hal ini, Gosal Syah Ramli menekankan perlunya pembaharuan dalam kemampuan fiskal Kabupaten Donggala dengan mencari alternatif pendapatan daerah yang tidak hanya bergantung pada sektor pertambangan.
Pemerintah Kabupaten Donggala juga menerima arahan dari pihak pusat dan Pemerintah Provinsi untuk fokus pada pengembangan sektor pariwisata. Hal ini terkait dengan potensi yang dimiliki beberapa daerah yang sukses mengembangkan sektor pariwisata, dan berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) signifikan.
Gosal Syah Ramli menegaskan, pengembangan pariwisata tidak harus mengekspolitasi secara berlebihan dan merusak sumber daya alam yang ada, melainkan dengan menjaga dan memolesnya dengan baik agar tetap lestari.
Tim Liputan Strateginews.Id Biro Donggala












