Daerah  

Progres Pembangunan Pasar Ngawen Capai 65 Persen, Wabup Blora Targetkan Rampung Juni 2026

KINERJAEKSELEN.co, Blora – Pembangunan kembali Pasar Induk Ngawen, Blora, yang terbakar hebat pada 9 Januari 2024 lalu terus menunjukkan perkembangan signifikan. Dengan anggaran Rp30 miliar dari APBN, proyek yang dimulai sejak November 2025 ini ditargetkan rampung pada Juni 2026, lebih cepat dari jadwal kontrak awal yang berakhir Juli 2026, Rabu (11/2/2026),

Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, meninjau langsung progres pembangunan pasar tersebut. Didampingi Asisten Sekda, jajaran OPD terkait, serta perwakilan Ditjen Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Wabup memastikan pekerjaan berjalan aman dan sesuai target.

Wabup yang akrab disapa Budhe Rini itu menekankan pentingnya koordinasi antar pihak agar kendala di lapangan dapat segera diatasi.

“Kami berharap seluruh pekerjaan dapat berjalan baik dan lancar. Jika ada kendala, segera dikomunikasikan dan disinkronkan agar target pembangunan dapat tercapai tepat waktu,” pesannya kepada pelaksana proyek.

Saat ini, progres pembangunan Pasar Ngawen telah mencapai sekitar 65 persen. Pekerjaan difokuskan pada pemadatan tanah, pendirian tiang struktur utama, pengecoran lantai, serta pembangunan saluran air bersih dan drainase.

Sementara itu, Kasubdit Wilayah II Direktorat IDPPKOSB Ditjen Prasarana Strategis, Dendy Kurniadi, yang turut hadir dalam kunjungan itu menyampaikan bahwa percepatan terus dilakukan.

“Kami menargetkan saat libur Hari Raya atap bangunan sudah terpasang. Bahkan kami upayakan selesai pada Juni agar masyarakat dapat segera memanfaatkan pasar saat musim libur sekolah,” ujar Dendy.

Tak hanya membangun gedung pasar, proyek ini juga mencakup penanganan banjir di permukiman sekitar. Dendy menjelaskan, akan dibangun saluran pembuangan yang langsung terhubung ke sungai untuk mengurangi risiko genangan saat musim hujan.

“Ternyata saat musim hujan kampung sebelah pasar sering tergenang air. Kami buatkan saluran pembuangan yang langsung terhubung ke sungai,” ungkapnya.

Sebagai kilas balik, Pasar Ngawen ludes terbakar pada 9 Januari 2024 dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp30,69 miliar. Pembangunan kembali pasar ini menjadi prioritas pemerintah untuk memulihkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Sebelumnya, pada akhir Desember 2025, progres pembangunan juga telah ditinjau langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmad Pambudy, bersama Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman. Pemerintah berharap pasar baru nantinya mampu menjadi pusat perdagangan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung kebangkitan ekonomi para pedagang.

[sahid]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *