KINERJAEKSELEN.co, Singkawang Kalbar – Gerakan Senimam Masuk Sekolah (GSMS), merupakan program prioritas direktorat pengembangan dan pemanfaatan Kebudayaan Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek RI. Untuk mendukung tujuan merdeka belajar dan pembelajaran nilai nilai budaya kearifan lokal, dan menyaring masuknya budaya luar.
Terlaksananya gerakan tersebut di Kota Singkawang. Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Singkawang menggelar Workshop GSMS 2024. Berlangsung di ruang bumi bertuah Kantor Walikota Singkawang, Selasa siang (11/06/2024).
Diterangkan, sebanyak 50 dinas se Indonesia yang menyertai pelaksanaan program GSMS 2024. Terdapat 40 dinas yang lolos, salah satunya adalah dinas pendidikan dan kebudayaan Kota Singkawang. Dan masing masing dinas yang membidangi Dikbud tersebut, mendapatkan 23 kuota peserta seniman, GSMS.
Sebelum membuka Workshop GSMS. Kadis Dikbud Kota Singkawang H. Asmadi, S. Pd.,M.Si mengatakan, pendidikan tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan semata. Tetapi juga harus mampu meningkatkan bakat, minat dan kreatifitas peserta didik secara optimal.
Oleh karena itu, kata Asmadi, peran seni dan budaya dalam dunia pendidikan sangatlah penting untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademis. Tetapi juga memiliki kepekaan rasa, berwawasan luas dan berjiwa kreatif.
“GSMS merupakan langkah strategis yang diinisiasi oleh Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Dirjen Kemenristek RI dengan dinas Dikbud Kota Singkawang untuk memberi ruang bagi seniman dan budayawan dalam menyalurkan bakat dan kreatifitasnya di lingkungan sekolah, ” jelas Asmadi menerangkan.
Melalui gerakan ini, harap Asmadi, para siswa dapat belajar secara langsung dari para seniman dan budayawan terkemuka. Sehingga mereka dapat memperoleh inspirasi dan menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya sejak dini.
“Kami meyakini, dengan menumbuhkan apresiasi seni dan budaya di kalangan peserta didik. Mereka tidak hanya akan mengembangkan keterampilan dan bakat yang dimiliki. Tetapi juga akan tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berbudaya dan mencintai kearifan lokal yang kita miliki, ‘ ucap Asmadi.
Kepada tim perumus dan para peserta. Asmadi mengajak untuk memberikan ilmu, pengalaman dan kreatifitas kepada siswa. Dan agar mengikuti kegiatan secara tuntas, terbuka dan penuh semangat. Manfaatkan kesempatan iniuntuk belajar, berkreasi dan mengembangkan potensi diri secara maksimal, katanya memotivasi.
(Ibnu Azan)












