PONTIANAK, KINERJAEKSELEN – Sebagian besar wilayah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat sejak Senin (26/10/2026) siang.
Curah hujan yang tinggi ini memicu genangan air di sejumlah ruas jalan protokol dan kawasan pemukiman warga.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalbar telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem.
Hujan lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat ini diprakirakan masih berpotensi terjadi hingga malam hari.
Beberapa wilayah yang terdampak cukup signifikan antara lain Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Mempawah, Landak, hingga Sanggau.
Di kawasan urban seperti Pontianak dan Kubu Raya, luapan air sempat menghambat arus lalu lintas di beberapa titik akibat saluran drainase yang tidak mampu menampung volume air hujan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawa, bantaran sungai, dan dataran rendah, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob dan tanah longsor.
Para pengendara juga diminta berhati-hati terhadap jarak pandang yang berkurang dan pohon tumbang akibat angin kencang.
Hingga berita ini diturunkan, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di masing-masing kabupaten/kota terus melakukan monitoring dan bersiaga di titik-titik rawan genangan untuk mengantisipasi situasi kedaruratan.
(KE/Red)











